Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Suasana persiapan Indonesia Expo 2018 di Jeddah, Selasa./ANTARA News-KJRI Jeddah
Harianjogja.com, JEDDAH - Pameran produk unggulan bertajuk \'Made In Indonesia Expo 2018\' untuk pertama kalinya digelar di Jeddah, Arab Saudi, guna memperkenalkan produk-produk unggulan asal Indonesia di Arab Saudi dan Timur Tengah.
"Jadi pameran ini untuk mempromosikan Indonesia di Arab Saudi khususnya dan Timur Tengah umumnya. Karena, Indonesia belum dipandang sebagai sebuah negara yang memiliki potensi hubungan dagang atau tempat wisata dan investasi yang menguntungkan," kata Ketua Penyelenggara Pameran Indonesia Expo 2018 Sukur Sakka di Jeddah, Selasa (27/11/2018).
Pameran yang diselenggarakan di Jeddah Center for Forums & Events, Jeddah, Arab Saudi ini akan menampilkan 75 anjungan produk-produk dan jasa asal Indonesia dari berbagai perusahaan.
Menurut Sukur, 70% di antara produk yang dipamerkan adalah produk makanan, mengingat makanan asal Indonesia memiliki peluang besar di pasar Arab Saudi.
"Makanan mulai dari kopi, makanan jadi, cokelat, karena itu yang kelihatannya peluang terbesar yang ada di sini. Produk itu yang bisa memikat," ungkap Sukur.
Pada pameran perdana ini, Sukur mengutamakan pengenalan produk maupun jasa asal Indonesia.
Kendati demikian, Sukur berharap agar pameran yang digelar mulai 28 November hingga 1 Desember 2018 tersebut mampu menghasilkan satu miliar dolar AS.
Menurut Sukur, pameran ini terselenggara atas kerja sama antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Indonesia dan Jeddah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), dan Kementerian Perdagangan.
Dalam rangkaian ini, pihak Kemendag akan melaksanakan forum bisnis dan mempertemukan pengusaha Jeddah dan Indonesia untuk menjalin kerja sama bisnis.
Diperkirakan, terdapat sekitar 1.000 pengunjung yang akan menghadiri pameran yang akan resmi dibuka pada Rabu (28/11/2018) pukul 19.00 waktu Jeddah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.