Daftar 20 Negara Paling Banyak Berinvetasi di Indonesia, Singapura Paling Banyak
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani mencatat bahwa investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2024 mencapai Rp900,2 triliun
Harianjogja.com, JAKARTA — Nilai impor headphone sepanjang 9 bulan pertama tahun tahun ini mencatatkan kenaikan 42,01% secara tahunan seiring dengan besarnya jumlah generasi muda yang mendengarkan musik.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor melonjak 42,01% pada Januari-September 2018 menjadi US$11,8 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$8,3 juta.
Kazuteru Makiyama, President Director Sony Indonesia, menilai permintaan headphone dari golongan muda semakin meningkat sehingga impor pun turut bertambah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara peluncuran headphone Sony terbaru pada Rabu (28/11).
BPS mencatat saat ini sekitar 32% penduduk Indonesia termasuk ke dalam generasi langgas atau biasa dikenal sebagai generasi millenial. Generasi tersebut, lanjutnya, gemar mendengarkan musik dan selalu mencari pengalaman baru.
“Penjualan kami tumbuh sangat pesat, lebih dari double digit secara terus menerus, konsisten. Saya kira lebih banyak anak muda Indonesia yang ingin mendengarkan musik terutama saat bepergian,” paparnya.
Makiyama menjelaskan, inovasi turut mendukung berkembangnya industri headphone. Masuknya produk teranyar Sony di segmen atas, yaitu dengan fitur nirkabel dan noise cancelling, akan mendorong terciptanya pasar baru di Indonesia.
Headphone WH-1000XM3 menawarkan fitur noise cancelling yang meredam suara dari luar hingga 0,86 desibel. Jenis-jenis headphone Sony sebelumnya memiliki kemampuan meredam bising dalam kisaran 0,53-0,83 desibel.
WH-1000XM3 memiliki fitur adaptive sound di mana headphone tersebut mengatur secara otomatis daya redam sesuai kondisi, seperti saat pengguna berada di jalan raya atau di dalam pesawat. Pengguna dapat mengontrol volume suara dan daya redam dengan menyentuh headphone tersebut.
Produk lain yang diluncurkan Sony adalah earphone WF-SP900. Earphone olahraga yang kedap air dan debu tersebut merupakan bagian dari Sony Truly Wireless.
Makiyama menjelaskan, dengan sertifikasi IP65/68, earphone tersebut aman untuk digunakan saat berenang, baik di kolam renang maupun di laut. Peluncuran produk tersebut dinilai Makiyama dapat meningkatkan penjualan Sony di Indonesia.
“Apa yang kami lihat, bluetooth active earphone, noise cancelling, dan Truly Wireless. Tiga segmen ini terus tumbuh sehingga [Sony] mencapai pertumbuhan dua digit,” ujarnya.
Ichiro Takagi, Senior Executive Vice President Sony Corp, menjelaskan inovasi diperlukan Sony untuk kembali meraih posisi pertama dalam pangsa pasar headphone secara global.
Berdasarkan hasil penelitian MiDia, secara global Sony memegang 22% pangsa pasar headphone pada kuartal I/2018. Sony berada di bawah Apple yang memimpin sebanyak 24%. Di bawah Sony, bertengger Panasonic dan Bose.
Gabungan Pengusaha Elektronik menilai penggunaan perangkat audio seperti headphone terus berkembang Indonesia. Pasar potensial tersebut dinilai perlu dilirik pelaku industri dalam negeri.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) Ali Soebroto menjelaskan, headphone telah berkembang dari perangkat untuk mendengarkan lagu menjadi bagian dari gaya hidup. Tren tersebut terjadi di berbagai kalangan, khususnya di generasi muda.
Ali menjelaskan, transisi tersebut terjadi seiring dengan bertumbuhnya generasi muda yang menginginkan produk yang efisien dan portable, termasuk dalam perangkat audio. Hal tersebut membuat penggunaan headphone terus berkembang.
“Milenial ini tidak menginginkan [yang] besar, kecil saja oke, yang penting portable,” ujar Ali kepada Bisnis, Rabu (28/11).
Ali menjelaskan potensi tersebut belum sepenuhnya dijangkau industri headphone di dalam negeri. Hal tersebut menurutnya tampak dari dominasi produk-produk luar negeri di pasar Indonesia.
Kendala teknologi dan bahan baku, menurut Ali, membuat industri audio, khususnya headphone, kurang begitu dilirik oleh pelaku industri dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani mencatat bahwa investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2024 mencapai Rp900,2 triliun
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Cuaca DIY hari ini diprediksi didominasi hujan. Sleman berpotensi diguyur hujan sedang dengan kelembapan udara tinggi.