Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi penumpang boarding./The Active Times
Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah maskapai penerbangan masih menerapkan kebijakan bagasi cuma-cuma (free baggage allowance) 20 kilogram (kg). Langkah tersebut berbeda dengan Lion Air dan Wings Air yang mulai tidak memberlakukan bagasi cuma-cuma per 8 Januari 2019 mendatang.
General Manager Garuda Indonesia Brand Office Jogja Flora Izza menyampaikan sejauh ini Garuda Indonesia Airlines belum mengatur penghapusan bagasi gratis. "Kami masih seperti sekarang karena kami Full Service Airline [FSA] sehingga masih memberikan layanan free bagasi," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (5/1/2019).
Flora menjelaskan dalam dunia penerbangan dikenal dengan maskapai golongan Low Cost Carier (LCC) dan juga Full Service Airline (FSA). LCC merupakan maskapai bertarif rendah yang menghapus beberapa layanan yang diberikan. Sebaliknya, FSA memberikan layanan penuh.
"Kalau maskapai Low Cost Carier ya mereka mungkin mempertimbangkan revenue-nya. Kalau kami [Garuda Indonesia] karena [bagasi cuma-cuma 20 kg] ini menjadi benefit pelanggan maka kami full service," jelasnya.
Lebih lanjut Flora menjelaskan ketika sebuah maskapai menerapkan bagasi cuma-cuma maka bisa menjadi salah satu tawaran menarik yang diberikan kepada customer. Namun semuanya itu tetap kembali pada pelanggan apakah mau memanfaatkan layanan yang diberikan atau tidak.
Senada juga dikatakan District Manager Sriwijaya Air Yogyakarta Faizal Rahman. Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada arahan untuk menghapuskan bagasi cuma-cuma 20 kg. "Belum ada arahan. Sementara masih 20 kg per pax [diberlakukan]," kata Faizal.
Ia menjelaskan, manajemen Sriwijaya Air belum mengubah ketentuan terkait perbagasian. Maskapai Sriwijaya masih memberikan layanan bagasi cuma-cuma 20 kg.
Sebelumnya Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan per 8 Januari 2019, Lion Air tidak memberlakukan bagasi cuma-cuma 20 kg per penumpang. Sementara untuk Wings Air yang juga salah satu maskapai anak perusahaan Lion Air Group juga tidak memberlakukan bagasi cuma-cuma 10 kg per penumpang.
"Bagi calon penumpang Lion Air dan Wings Air yang akan membawa bagasi dapat membeli voucher bagasi atau pre-paid baggage melalui agen perjalanan seperti tour and travel, website Lion Air, dan kantor penjualan tiket Lion Air Group," jelasnya.
Sehubungan dengan pre-paid baggage, setiap calon penumpang dapat membeli dengan harga terjangkau dan lebih hemat jika bersamaan pembelian tiket (issued ticket) atau sesudah pembelian tiket dengan batas waktu enam jam sebelum keberangkatan. Pelanggan yang membawa barang bawaan lebih dari 7 kg akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek