Meski Tarif Pesawat Turun, Keselamatan Tak Akan Digadaikan

Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana Senin, 14 Januari 2019 13:40 WIB
Meski Tarif Pesawat Turun, Keselamatan Tak Akan Digadaikan

Ilustrasi pesawat Airasia lepas landas./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone

Harianjogja.com, JOGJA--Kementerian Perhubungan menjamin penurunan tarif pesawat oleh maskapai tidak akan memengaruhi keamanan dan keselamatan penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan bisnis utama maskapai adalah keamanan dan keselamatan. Itu menjadi harga mati yang harus dipenuhi.

"Saya pastikan sebagai regulator tidak akan ada toleransi terhadap safety," kata Polana, Senin (14/1/2019).

Dia menambahkan akan tetap melakukan pengetatan dan meningkatkan intensitas uji kelaikan (ramp check) pesawat pada tahun ini.

Pihaknya menilai munculnya isu harga tiket mahal dipicu karena masyarakat yang sangat responsif didukung dengan kekuatan media sosial. Di sisi lain, ada juga pihak yang berupaya memengaruhi masyarakat

"Pengaruh provokator juga banyak, terus terang saja. Terlalu banyak yang memengaruhi negatif sehingga masyarakat menjadi reaktif," ujarnya.

Sebelumnya, Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carrier Association/INACA) mengklaim penurunan tarif tiket penerbangan seluruh maskapai nasional sudah dilakukan sejak 11 Januari 2019 sebesar 20% hingga 60%.

Penurunan harga dilakukan pada beberapa rute penerbangan domestik seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Jakarta-Surabaya, Bandung-Denpasar, dan akan dilanjutkan dengan rute lainnya dalam beberapa hari ke depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online