Komisi III DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Ilustrasi emas dan dolar./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah makin perkasa terhadap dolar AS pasca digelarnya Pemilu 2019.
Menurut pengamatan Ariston, serangkaian data-data ekonomi AS yang lebih bagus dari proyeksi seperti yang terakhir terkait data penjualan ritel AS dan data-data ekonomi China yang juga lebih bagus dari perkiraan, memberikan sentimen positif ke rupiah, di samping hasil pemilu Indonesia yang lancar.
"Rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp 13.990 - Rp 14.090," kata Ariston di Jakarta, Senin (22/4/2019).
Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Kamis (18/4/2019) berada di level Rp 14.044 per dolar AS. Level itu menguat bila dibandingkan Selasa sebelumnya di level Rp 14.085 per dolar AS.
Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Kamis kemarin berada di level Rp 14.016 per dolar AS.
Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.066 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.