Advertisement
Kebocoran Bahan Bakar, Ford Tarik 465.000 Mobil
Advertisement
[caption id="attachment_412681" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/04/kebocoran-bahan-bakar-ford-tarik-465-000-mobil-412680/ford-ilutstrasi-reuters" rel="attachment wp-att-412681">http://images.harianjogja.com/2013/06/ford-ilutstrasi-reuters-370x260.jpg" alt="" width="370" height="260" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]
WASHINGTON-Ford pada Senin (3/6) waktu setempat atau Selasa (4/6) waktu Indonesia, mengumumkan penarikan 465.000 mobil model 2013 di seluruh dunia untuk memperbaiki kemungkinan kebocoran bahan bakar yang memiliki potensi terbakar.
Advertisement
Model-model kendaraan yang ditarik produksi 2013 meliputi Ford Explorer, Taurus, Flex, Fusion, Interceptor Utility, Interceptor Sedan, serta Lincoln MKS, MKT dan MKZ, kata Ford.
Modul pengiriman bahan bakar di mobil-mobil itu bisa bocor dan pelanggan telah melaporkan bau bahan bakar dan tanda-tanda kebocoran bahan bakar ke tanah.
Untuk sementara, menurut pihak Ford, ada temuan kebocoran namun tak ada laporan tentang kasus kebakaran.
"Kami belum mengetahui adanya kecelakaan atau cedera dikaitkan dengan kondisi ini," demikian pernyataan perusahaan.
Sebagian besar mobil yang terpengaruh dijual di Amerika Serikat dan Kanada, tetapi sekitar 53.000 mobil dikirim ke pasar-pasar lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gelombang Pasang Hantam Pantai Depok, Bantul, Warung Rusak Parah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pakar UGM: WFH Jadi Solusi Jangka Pendek untuk Hemat Energi
- Harga Emas Hari Ini Turun, Antam Tembus Rp3 Juta per Gram
- Hore! Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga 2026
- Empat Negara Antre Impor Urea dari Indonesia
- Bulog Jogja Gelontorkan 21.900 Liter Minyakita ke Pasar
- Inflasi Naik, Ekonomi Eropa Dibayangi Risiko Resesi
- Update Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Masih Tinggi, Telur Stabil
Advertisement
Advertisement





