UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Harianjogja.com, JOGJA—Nokia X, ponsel berbasis Android keluaran PT Nokia Indonesia seharga Rp1,5 juta kini hadir di Jogja.
Product Manager PT Nokia Indonesia Wirda Haryany mengatakan Nokia X membidik pasar kelas menengah dan kalangan remaja dengan menawarkan beragam fitur.
"Untuk penjualan, kami menargetkan sebanyak-banyaknya. Tidak ada batasan jumlah," ujar Wirda disela peluncuran Nokia X di Sheraton Hotel, Kamis (8/5/2014).
Nokia X menjalankan dan memberikan akses penggunanya ke aplikasi Android. Namun bukan berarti, ponsel pintar itu murni menggunakan basis sistem operasi Android.
"Ponsel ini dikombinasikan dengan fitur khas Nokia dan layanan dari Microsoft," ujar Subsidiary of Microsoft Mobile OY itu kepada sejumlah wartawan.
Menggunakan fitur fastlane, pengguna lebih mudah berpindah aplikasi favorit. Ada pula layanan unik Here Maps yang dapat diakses gratis baik secara off line maupun online. Meski memiliki rasa Android, Nokia X tidak memasukkan layanan Google di dalamnya dan mengganti layanan miliknya, semisal Nokia Store.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Samsung menghadirkan enam peningkatan pada Galaxy S26 FE, mulai kamera, AI, chip 3 nm, Android 17, desain hingga transfer data.
Purbaya Yudhi Sadewa menunggu perhitungan BNPB sebelum menentukan tambahan anggaran untuk mitigasi bencana.
Akademisi Unpad menjelaskan erupsi sejumlah gunung api yang berdekatan waktunya tidak otomatis saling berkaitan karena sistem magmanya berbeda.
Wisata petik melon di Bugel, Kulonprogo, kembali buka Jumat 11 September 2026. Sebanyak 500 melon premium siap dipetik pengunjung.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.