Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
CEO MAK Boentoro (kiri) saat menerima penghargaan dari Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Sleman Yusron Purbatin, kemarin. (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Pajak perusahaan, PT MAK menjadi pembayar terbesar di DIY.
Harianjogja.com, SLEMAN- PT. Mega Andalan Kalasan (MAK) dinobatkan sebagai perusahaan pembayar pajak terbesar untuk Kabupaten Sleman. Pada 2014, perusahaan yang bergerak dalam industri peralatan rumah sakit tersebut menyetorkan pajak senilai Rp19 miliar ke kas Negara.
Penyerahan penghargaan ini diberikan oleh Kepala KPP Sleman, Yusron Purbatin Hadi kepada CEO MAK Boentoro. Penyerahan penghargaan tersebut diberikan di sela reuni komunitas seniman yang tergabung di Sanggar Bambu yang digelar mengadakan pameran seni lukis dan patung di Joglo MAK kawasan Prambanan Techno Park.
Yusron mengatakan, KPP mengapresiasi perusahaan seperti MAK yang memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan kewajibannya untuk membayar pajak. Padahal situasi ekonomi dan politik tidak menentu, namun MAK mampu memberi kontribusi besar dalam bentuk pembayaran pajak kepada Negara.
“MAK merupakan perusahaan yang masuk kategori pembayar pajak terbesar di wilayah Sleman,” kata Yusron di sela penyerahan penghargaan, Jumat (23/1/2015).
CEO MAK Boentoro mengatakan sengaja menerima penghargaan tersebut di tengah acara kegiatan seni dengan maksud untuk memberikan pembelajaran kepada seniman dan petugas pajak. Boentoro berharap para seniman mulai sadar membayar pajak, sementara petugas pajak bisa lebih santun dan humanis dalam menghadapi wajib pajak.
“Saya berharap petugas pajak tidak lagi terkesan sangar dan menakutkan tapi menjadi lebih santun,” kata Boentoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
DPRD DIY menilai ketahanan pangan harus diukur dari kesejahteraan petani, didukung irigasi, alat pertanian, pupuk, dan regenerasi petani.
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Banyumas naik. Cabai rawit merah mencapai Rp75.000 per kg, sementara daging sapi Rp180.000 per kg.
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mewarnai suasana Alun-Alun Demak.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026