KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Suasana kampung Jogja di Grand Inna Malioboro. (Ist)
Menampilkan kuliner spesial khusus di Sabtu malam pukul 19.00-21.30 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Tampil percaya diri, hotel yang sebelumnya dikenal dengan nama Inna Garuda, kini beroperasi dengan nama baru yaitu Grand Inna Malioboro.
Untuk memberikan sentuhan yang berbeda berwisata kuliner, Grand Inna Malioboro yang berada tepat di jantung Kota Jogja menampilkan kuliner spesial khusus di Sabtu malam pukul 19.00-21.30 WIB hanya Rp98.000 per orang.
“Nantinya dapat menikmati semua makanan yang disajikan oleh Chef Gion dan menikmati pertunjukan langsung,” ungkap Public Relations Manager Grand Inna Maliobboro, Retno Kusuma, dalam rilisnya kepada Harian Jogja, Kamis (4/5/2017).
Berbagai menu makanan tersedia di Kampung Jogja, seperti salad, slada Djawa, trancam Wonosari, angkringan Malioboro, aneka gorengan, sambal goreng krecek ataupun menu Jogja Sweet, yang berupa grontol, tiwul, gatot, sawut dan cenil. Dapatkan harga spesial diskon 15% untuk pemesanan 10 orang hingga akhir Mei 2017.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.