OPINI: Pancasila, Daulat Pangan, dan Jalan Damai di Tanah Papua
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Yamaha XMax. (Ist)
Angka ini bisa terus bertambah karena Yamaha memberikan kesempatan kepada konsumen hingga 28 Mei 2017
Harianjogja.com, JAKARTA—Indent online Yamaha Xmax laris manis. Hanya dengan waktu kurang dari 24 jam, jumlah pemesan XMax mencapai 1.000 orang. Angka ini bisa terus bertambah karena Yamaha memberikan kesempatan kepada konsumen hingga 28 Mei 2017 untuk indent online.
Berdasarkan data yang didapat dari internal Yamaha, Kamis (25/5/2017) pukul 08.54 WIB, sebanyak 1.000 orang tercatat memesan sepeda motor Maxi Yamaha terbaru XMax. Sepeda motor 250cc ini memang menjadi magnet untuk konsumen premium. Setelah NMax yang mencuri perhatian konsumen, kini XMax hadir sebagai tawaran baru dengan kubikasi mesin yang lebih besar.
Xmax menawarkan tiga hal utama kepada konsumen yakni ultimate style, ultimate comfort dan ultimate performance. Ultimate style ditunjang dari body sporty dan dinamisnya yang menunjukkan karakter sepeda motor berperforma tinggi.
Terbaru dari Yamaha, Xmax dilengkapi adjustable windshield serta handlebars position yang bisa disesuaikan dengan pengendara. Setting-nya dilakukan manual disesuaikan dengan kenyamanan pengendara.
“XMax sudah menggunakan sistem kunci pintar sehingga tidak memerlukan anak kunci,” ungkap perwakilan dari Yamaha, Zaldiansyah, dalam rilis kepada Harian Jogja, Sabtu (27/5/2017). Teknologi ini merupakan standar teknologi motor dunia.
Motor premium 250cc ini dilengkapi lampu depan dan belakang LED. Sesuai dengan ketentuan keselamatan berkendara, disematkan juga hazard lamp pada XMax untuk penanda keadaan darurat. Speedometer multi fungsi berukuran besar dengan display yang multiinformasi. Yamaha masih membuka kesempatan untuk memiliki XMax dengan ikut indent online sampai 28 Mei 2017 pukul 23.59 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.
Target nol emisi Sumbu Filosofi Jogja belum realistis. Pemda fokus turunkan emisi mulai dari Malioboro secara bertahap.
Pemerintah segera menaikkan HET Minyakita. Kenaikan dipicu harga CPO dan biaya produksi yang terus meningkat.
IHSG turun lebih dari 4 persen, Menkeu Purbaya yakin fundamental ekonomi kuat cukup menopang pasar saham Indonesia.
Silmy Karim jadi tersangka KPK. Intip LHKPN terbaru, koleksi mobil mewah dan klasik hingga aset ratusan miliar.