Sejumlah pembeli sedang memilih model emas perhiasan di toko Bokor Mas yang ada di Ketandan, Jogja, Kamis (21/6/2018). Harian Jogja/Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA—Masih dalam suasana liburan Lebaran, sejumlah toko emas di Pasar Kranggan juga masih tampak tutup. Yanto, pemilik toko Tirta Emas juga mengaku transaksi penjualan emas cenderung sepi. Bahkan, tren penjualan emas cenderung lebih ramai pada momen Lebaran tahun sebelumnya.
"Tahun lalu, baik yang jual maupun yang beli, lebih ramai dari tahun ini. Mungkin karena sekarang masih liburan. Apalagi tahun ini liburan lebih panjang, orang kebanyakan memprioritaskan uangnya untuk liburan dan kebutuhan sekolah daripada untuk beli perhiasan," kata Yanto.
Yanto menambahkan biasanya pada momen setelah Lebaran banyak masyarakat yang menjual emas perhiasan. Namun, saat menjelang Lebaran, diakui dia, pembelian emas perhiasan sedikit meningkat. Rerata saat ini harga emas perhiasan dengan kadar 75% dipatok antara Rp450.000-Rp475.000 per gram.
"Kemungkinan dua minggu setelah Lebaran ini, penjualan emas perhiasan akan mulai kembali normal," kata Yanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: