Advertisement
BPJS Kesehatan Gelar Seminar Internasional Big Data Analysis
Salah satu delegasi menyampaikan paparannya tentang sistem jaminan sosial kesehatan dalam International Seminar Big Data Analysis for Improving Health Policy yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di Grand Aston Hotel Yogyakarta, Rabu (7/11/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-BPJS Kesehatan menggelar seminar internasional sebagai ruang saling bertukar informasi tentang perkembangan sistem asuransi sosial, terutama di bidang kesehatan di Grand Aston Hotel, Rabu (7/11/2018). Dihadiri sejumlah delegasi, salah satunya dari Inggris yang dikenal telah memiliki sistem asuransi kesehatan sosial tertua di dunia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan seminar internasional bertajuk Big Data Analysis for Improving Healty Policy ini merupakan acara bersama.
Advertisement
"Indonesia sedang menjadi laboratorium, yang mana banyak orang belajar, terutama kaitannya dengan sistem jaminan sosial kesehatan yang selama ini diterapkan di Indonesia," ujar Fachmi, Rabu.
Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi mengungkapkan seminar ini terselenggara bekerja sama dengan Joint Learning Networking (JLN) yakni suatu forum komunikasi organisasi bergerak di bidang asuranso, khususnya bidang kesehatan dan beranggotakan hampir 15 negara.
BACA JUGA
"Tujuannya sebagai sarana sharing pengalaman dan updating infomasi yang bermanfaat bagi asuransi kesehatan sosial masyarakat," ungkap Bayu.
Acara ini dihadiri sejumlah delegasi dari berbagai negara. Antara lain Inggris, Korea Selatan, Amerika Serikat, Ghana dan lain sebagainya. Diharapkan melalui seminar ini dapat memberikan ruang dan gagasan untuk lebih mengoptimalisasi pengelolaan Big Data Analytics untuk penyelenggaraan jaminan sosial di masing-masing negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







