Pasokan Dikirim Dari Luar Jogja, Cabai Rawit Merah Tembus Rp45.000

Pasokan Dikirim Dari Luar Jogja, Cabai Rawit Merah Tembus Rp45.000Ilustrasi Panen cabai - JIBI
27 Desember 2018 06:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Harga kebutuhan pokok di pasaran merangkak naik memasuki Natal dan Tahun Baru 2019. Pasokan bahan pokok di pasaran yang banyak dikirim ke Jakara, diklaim menjadi salah satu penyebab kenaikan harga tersebut.

Samiyem, pedagang sayur Pasar Beringharjo mengatakan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan cukup tajam. Harga cabai ini sebelumnya sudah mencapai Rp40.000, pascalibur Natal harga komoditas ini mencapai Rp45.000 per kilogram.

"Sudah tiga hari ini naik. Ada beberapa [komoditas] yang naik, tidak hanya cabai, sayuran juga naik," ujar Samiyem kepada Harian Jogja, Rabu (26/12).

Selain cabai rawit merah, komoditas cabai merah keriting dari sebelumnya Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilogram dan cabai merah TM, dari sebelumnya Rp30.000 menjadi Rp40.000. Komoditas bawang merah mengalami kenaikan dari Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Samiyem memaparkan harga sayur mayur juga mengalami peningkatan. Antara lain brokoli yang sebelumnya Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, wortel dari Rp12.000 menjadi Rp15.000 per kilogram dan tomat dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.

"Selain karena musim liburan, dan banyak permintaan, naiknya harga ini, terutama dari cabai karena banyak stok yang dibawa ke Jakarta," ungkap Samiyem.

Sedangkan pada komoditas daging ayam broiler, permintaan tidak banyak tetapi harga dari distributor sudah naik. Harti, pedagang ayam di Pasar Beringharjo mengungkapkan mahalnya harga dari distributor membuatnya mengurangi pasokan ayam yang dijualnya setiap hari. Jika pada kondisi normal, dia bisa menyetok satu kuintal ayam potong.

"Sekarang tidak berani ambil banyak, jadi saya kurangi jadi 70 kilogram. Harga daging ayam potong sekarang jualnya Rp39.000, tetapi ada yang lainnya jual sudah Rp40.000 sampai Rp42.000 per kilogram," papar Harti.

Berbeda dengan daging ayam kampung, yang dipantau Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, rerata harganya mencapai Rp76.667 per kilogram. Sedangkan di salah satu pedagang ayam kampung, Suminah, per kilogram daging ayam kampung dijualnya Rp60.000.

Tingginya permintaan telur ayam negeri membuat harga komoditas ini terus merangkak naik. Di deretan kios sembako di Pasar Beringharjo, rerata harga telur ayam negeri mencapai Rp27.000. Tinem salah satu pedagang sembako di pasar tersebut mengatakan menjelang Natal dan memasuki liburan Tahun Baru 2019 permintaan komoditas ini terus merangkak naik.

"Kemarin sudah sampai Rp26.000, naik lagi per hari ini [kemarin] jadi Rp27.000. Kemungkinan akan naik lagi,karena permintaannya sangat banyak, bisa sampai Rp28.000," papar Tinem.