Okupansi Hotel Bintang Selama Desember 70,15%, Ini Penyebabnya

Okupansi Hotel Bintang Selama Desember 70,15%, Ini PenyebabnyaIlustrasi hotel - JIBI
08 Februari 2019 07:32 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di DIY untuk Desember 2018 sebesar 70,15%. Mengalami kenaikan sebesar 6,64 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya yang tercatat 63,51%.

Kepala BPS DIY Johanes De Britto Priyono menyebutkan rata-rata lama waktu menginap tamu di hotel berbintang pada Desember yakni 1,56 malam. "Rata-rata tamu per kamar di hotel bintang pada Desember itu sebesar 1,99 orang," ujar dia kepada Harian Jogja di Kantor BPS DIY, Bantul, Rabu (6/2).

Sementara, TPK hotel nonbintang atau akomodasi lain sebesar 38,90%. Hal ini menunjukkan TPK hotel nonbintang atau akomodasi lain mengalami kenaikan sebesar 10,92 poin dibandingkan TPK bulan November 2018. "Untuk lama waktu menginap para tamu di hotel nonbintang atau akomodasi lain mencapai 1,33 malam. Untuk jumlah rata-rata tamu per kamar di hotel nonbintang dan akomodasi lainnya sebesar 2,02 orang," tutur dia.

Ia menjelaskan pada triwulan empat 2018 akomodasi, makan, dan minum menunjukkan pertumbuhan karena adanya libur panjang. "Karena musim liburan. Kita di triwulan empat dapat liburannya. Di Desember kami menangkap fenomena banyak pendatang untuk liburan Natal dan Tahun Baru. Untuk kontrol indikasinya kami lihat TPK hotel Desember sebesar 70,15 persen, walaupun masih kalah dari Desember 2017 yang sebesar 72 persen," kata dia.

Selain itu, pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) juga memberikan andil pada tingkat hunian hotel ataupun penginapan. Pasalnya semua pekerja pembangunan bandara memerlukan akomodasi, makanan dan minuman.

Penumpang Pesawat

Priyono juga menyoroti jumlah kedatangan penumpang melalui Bandara Adisutjipto Jogja pada Desember 2018 tercatat 347.417 orang terdiri dari 328.315 orang penumpang domestik dan 19.102 orang penumpang internasional. "Jumlah total penumpang yang datang ini mengalami kenaikan 3,46 persen dibanding penumpang bulan lalu," ungkap dia.

Jumlah penumpang yang berangkat pada Desember 2018 tercatat 364.370 orang terdiri dari 344.932 orang penumpang penerbangan domestik dan 19.438 orang penumpang penerbangan internasional. Jumlah total penumpang yang berangkat ini mengalami kenaikan 8,51% dibanding penumpang bulan lalu

Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istidjab M Danunagoro menjelaskan ketika akhir tahun tingkat hunian kamar hotel memang bagus. Hal itu karena adanya musim liburan yang mampu mendongkrak jumah tamu yang menginap. "Biasanya ketika ada libur panjang hotel-hotel akan ramai. Kalau sedang low season yang sepi paling 40 persen sampai 45 persen saja okupansinya," tutur dia.