Advertisement
Tips Aman Gunakan Mobile Banking saat Libur Lebaran
Ilustrasi model memperlihatkan aplikasi mobile banking. - JIBI/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Transaksi menggunakan mobile banking dianjurkan selama libur Lebaran karena operasional kantor cabang dan keterjangkauan terhadap ATM terbatas.
Senior Vice President Corporate Communication PT Banl Central Asia Tbk. Dwi Narini mengatakan berbagai kebutuhan transaksi pada masa libur ini bisa dipenuhi melalui berbagai fitur yang sudah disediakan dalam mobile banking.
Advertisement
Dia juga memperingatkan agar tetap hati-hati dalam melakukan transaksi menggunakan mobile banking selama Lebaran.
“Kesibukan dan aktivitas merayakan Lebaran tidak boleh menurunkan kewaspadaan terhadap perilaku online yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk mengakses sumber keuangan Anda,” ujarnya melalui keterangan resmi pada Minggu (2/6/2019).
Dia memaparkan dalam mengakses mobile banking, salah satunya BCA mobile, berikut tips aman yang perlu diperhatikan:
- Pastikan unduh mobile banking dari akun resmi perbankan. Aplikasi, misalnya BCA mobile, diunduh melalui Google Play Store (jika smartphone Android), atau melalui iPhone App Store (jika smartphone IOS).
- Gunakan jaringan Internet yang aman. Disarankan pengguna mobile baanking agar menghindari menggunakan akses Wi-Fi publik saat melakukan transaksi. Misalnya, saat mengakses BCA mobile, pilihlah jaringan nirkabel yang menggunakan kata kunci keamanan jaringan atau memiliki beberapa bentuk keamanan lainnya.
- Saat transaksi mobile banking, sebaiknya jaga kerahasiaan kode akses yang dimiliki sebagai pengaman akses menu mobile banking. "Jaga kerahasiaan PIN BCA mobile Anda sebagai pengaman validasi transaksi, dan pastikan Anda sudah logout [keluar] saat selesai menggunakan BCA mobile".
- Perketat kewaspadaan keamanan mobile banking. Disarankan kepada pengguna untuk mengganti kode akses dan PIN BCA mobile secara berkala dengan kombinasi angka/huruf yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain.
Kemudian periksalah daftar rekening tujuan transfer secara berkala. Pada BCA mobile, jika ada nomor rekening tujuan yang sudah tidak diperlukan, pengguna bisa menghapus nomor rekening tersebut lewat menu m-Admin - Hapus Daftar.
Dwi juga menyanpaikan agar pengguna mobile banking selalu mewaspadai upaya penipuan dari oknum yang mengaku sebagai petugas melalui telepon, fax, email yang menanyakan data pribadi termasuk kode akses.
"Petugas BCA resmi tidak akan meminta atau menanyakan hal tersebut. Jika Anda menerima pesan yang menjelaskan bahwa aplikasi atau layanan BCA yang Anda miliki tidak sah, jangan lanjutkan akses BCA mobile dan segera hubungi Halo BCA di nomor 1500888," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement








