Advertisement
350 Rumah Murah Dibangun di Jogja Tahun Ini, Berikut Lokasinya
Ilustrasi rumah murah bersubsidi - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah telah menetapkan harga rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yakni sekitar Rp140 juta. Berdasarkan harga yang ditetapkan tersebut, DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY baru bisa memasok 350 unit rumah MBR di DIY.
Ketua DPD REI DIY Rama Adyaksa Pradipta menjelaskan harga yang diusulkan untuk DIY yakni naik 20% dari harga sebelumnya. Namun, Kementerian Keuangan hanya menyetujui kenaikan sebesar 7,5%. Ia mengakui hal ini tidak sesuai harapan pengembang.
Advertisement
"Ini enggak sesuai harapan, dengan angka Rp140 juta. Otomatis kita enggak bisa mengubah target [pasokan rumah MBR] jadi lebih progresif," kata dia, Rabu (12/6/2019).
Ia menyebutkan jika kenaikan harga disetujui 20%, maka pengembang bisa lebih fleksibel untuk pembebasan lahan sehingga jumlah hunian yang dibangun bisa lebih banyak. "Kalau kenaikan 7,5 persen untuk kompensasi harga bahan bangunan saja," jelas dia.
Rama mengungkapkan DPD REI DIY menargetkan bisa menyelesaikan pembangunan yang sudah dicanangkan dari awal tahun. Adapun jumlah rumah MBR yang dibangun tahun ini sekitar 350 unit dan tersebar di wilayah Sedayu dan Imogiri, Bantul. Ada tiga pengembang anggota DPD REI DIY yang membangun 350 unit rumah MBR tersebut.
"Kalau untuk peminatnya masih banyak dan dipastikan 100 persen terserap pasar. Tetapi, masalahnya kami belum bisa memberikan pasokan rumah lebih banyak," kata dia.
Secara umum, Rama menyebutkan bisnis properti di DIY tegantung dari kondisi ekonomi. Ia berharap kondisi ekonomi kondusif sehingga penjualan lebih terdorong. Untuk kebutuhan rumah tinggal, menurutnya hal tersebut tidak terlalu terpengaruh kondis ekonomi.
"Kalau untuk rumah tinggal yang akan dihuni, apapun kondisi ekonomi pasti tetap laku," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









