7.000 Charger Listrik Motor dan Mobil di Seluruh Indonesia Mulai Disiapkan PLN

7.000 Charger Listrik Motor dan Mobil di Seluruh Indonesia Mulai Disiapkan PLNIlustrasi-Model memperagakan cara sistem pengisian listrik ke mobil di booth Mercedes-Benz di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, Banten, Jumat (19/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
31 Agustus 2019 22:17 WIB Putri Salsabila Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Sarana prasarana pendukung mobil listrik terus dipersiapkan hingga saat ini. PT PLN (Persero) telah menyebarkan 7000 stasiun penyedia listrik umum ( SPLU) di seluruh kota di Indonesia guna menjadi fasilitas tempat isi ulang listrik untuk berbagai jenis kendaraan bermotor. 

Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, penyebaran SPLU tersebut akan segera dihadirkan di setiap pusat perbelanjaan untuk membantu masyarakat dalam mengisi daya listrik mereka.

"Karena itu, kini kami sedang mencari lokasi-lokasi pengisian listrik di lokasi pusat perbelanjaan karena orang dapat sekaligus parkir dan mengisi listrik," tuturnya pada Bisnis Sabtu, (31/8/2019).

Selain itu, PLN juga memberikan diskon tarif untuk pengisian daya kendaraan listrik mereka sebesar 30 persen bagi masyarakat yang mengisi ulang listrik di rumah pada pukul 22.00 WIB - 04.00 waktu setempat.

Adapun, Ia menjelaskan bahwa bagi masyarakat yang memiliki kendaraan listrik dan ingin melakukan penambahan daya dirumah, pihaknya memberikan diskon tambahan daya untuk motor listrik dan kompor listrik sebesar 75% serta mobil listrik sebesar 100%. 

"Diskon tersebut akan berlaku hingga 31 Desember 2019," tuturnya.

Sripeni mengatakan bahwa hal ini dilakukan guna meringankan biaya pengisian daya kendaraan listrik tersebut agar dapat menarik minat masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.

"Menurut saya ini adalah milestone yang bagus, memang pemerintah telah berkomitmen terhadap energi bersih karena 70% polusi udara dihasilkan dari kendaraan bermotor yang bervariasi," tuturnya.

Mengutip dari Menteri perindustrian, Sripeni mengatakan apabila Indonesia mampu menggerakkan economic of skill seperti meningkatkan jumlah kendaraan listrik serta dijual dengan harga terjangkau, menurutnya masyarakat akan segera beralih ke kendaraan listrik. 

Sumber : Bisnis.com