PLN Dukung Pengembangan Ekonomi di Kota Jogja

PLN Dukung Pengembangan Ekonomi di Kota JogjaKegiatan Multi Stakeholder Gathering di Ruang Graha Pandawa Balai Kota Jogja yang diselenggarakan PLN, Selasa (8/10/2019). - Ist/PLN.
09 Oktober 2019 12:57 WIB Sunartono Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3)  Yogyakarta  menyelenggarakan Multi Stakeholder Gathering di Ruang Graha Pandawa Balai Kota Jogja, Selasa (8/10/2019). Kegiatan itu digelar dalam rangka mensinergikan informasi pelayanan dan pembangunan ketenagalistrikan yang berintegritas dengan dihadiri seluruh lapisan stakeholder PLN, Pemerintah Kota Jogja, mulai dari Forkopimda, instansi terkait, mitra kerja dan pelanggan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di Pemerintah Kota Jogja. "Saat ini listrik menjadi bagian yang penting bagi masyarakat,  di mana PLN dapat menjalankan tugas berkat  mendapat dukungan dari stakeholder pemerintah,” terang Manager UP3 Yogyakarta Eric Rossi Priyo Nugroho dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (9/10/2019)

Ia mengatakan kondisi kelistrikan di lingkungan Balai Kota Jogja saat ini normal, baik kecukupan daya, kemudahan untuk  menyambung, penanggulangan apabila terjadi gangguan, penyaluran sampai ke pelosok dan  pemukiman untuk sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan daya sebesar 240 MW, masih ada  150 MW bisa digunakan, setara dengan pembanguan 20 mall.  PLN memberikan kontribusi PAD kepada Pemkot Jogja melalui pajak penerangan jalan sebesar Rp4,5 miliar per bulan.  Ia berharap dengan semakin meningkatnya kelistrikan di Kota Jogja dapat meningkatkan PAD.

Melalui forum itu bisa saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di pemkot. “Kami harap masing-masing pihak dapat memberikan kontribusi positifnya untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu sinergi antar stakeholder guna mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Pemerintah Kota Jogja,” ujarnya.

Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya mengatakan kerja sama dengan PLN selama ini sudah berjalan dengan baik. Melalui bantuan penyediaan kebutuhan listrik oleh PLN bisa mendukung pengembangan Kota Jogja sehingga menjadikan iklim pariwisata tetap kondusif.  “Karena  pengembangan hotel, resto, kegiatan atraksi  pariwisata dan cinderamata  memerlukan kebutuhan energi listrik,” ucapnya.

Ia berharap PLN bukan hanya memastikan ketersediaan kebutuhan listrik,  tetapi ikut berpartisipasi mempercantik  tata kota. Saat ini pihaknya  berkonsentrasi dan fokus pada daerah cagar budaya. “Kabel yang berada udara diharapkan dapat menjadi kabel bawah tanah, sehingga perwajahan kota menjadi lebih menarik,” katanya.

Budi Masthuri Ketua Ombudsman RI Perwakilan DIY  menilai PLN merupakan instansi  yang  sangat memperhatikan hubungan dengan pelanggan. “Harapan kami dapat diteruskan dan ditingkatkan kualitasnya. Membuka diri kepada pelanggan untuk menerima masukan, menangkap keresahan dan harapan dari pelanggan. Respons PLN sangat cepat dan  dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.