Advertisement
Menkop UKM: Reseller Berperan Penting Perluas Distribusi Produk UMKM
Seorang warga melihat laman Belabeliku.com yang merupakan marketplace bagi produk warga Kulonprogo, Kamis (26/7/2018). - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkap bahwa reseller dalam jaringan (daring/online) berperan penting bagi ekosistem UMKM digital.
Hal ini diungkapnya dalam webinar bertajuk Transformasi Digital UMKM bersama DANA, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kamis (9/7/2020).
Menurut Teten, reseller serupa middle-man atau pemain tengah yang bisa membantu pangsa produk UMKM lebih luas. Terlebih, kini peran para distributor penjual kembali ini didominasi anak muda dan lebih melek dunia digital, terutama teknis e-commerce.
Oleh sebab itu, reseller pun kini menjadi salah satu target pembinaan dan kerja sama Kemenkop UKM dalam meramaikan ekosistem UMKM Go Digital.
"Banyak para reseller yang berjualan di media sosial, sudah sukses, sekarang bertransformasi menjadi produsen. Kemenkop UKM terus mencoba menghubungkan semuanya dengan ekosistem digital, pembiayaan, dan ekosistem go online, supaya UMKM bisa tumbuh menjadi besar," ungkap Teten.
Harapannya, langkah ini mampu mewujudkan proyeksi Indonesia pada 2025 menjadi negara dengan valuasi ekonomi digital terbesar dan market digital terbesar besar pula.
Teten menekankan bahwa era masa transisi lepas dari pandemi Covid-19 ini mampu menjadi momentum UMKM merambah ke dunia digital, atau sebaliknya, mendorong para reseller atau dropshipper yang sudah online untuk berani mengembangkan bisnis dengan menjadi produsen.
"Kami dorong dengan go digital, mereka bisa memperluas akses pasar baik domestik dan global, business process UMKM pun tentunya menjadi lebih efisien, dan UMKM bisa merambah akses permodalan atau pembiayaan dengan lebih mudah," tambahnya.
Terkini, salah satu program ekosistem digital besutan Kemenkop UKM, yakni Bangga Buatan Indonesia telah diramaikan oleh 789.116 UMKM atau 39,4 persen dari target dua juta lebih UMKM pada 2020.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
Advertisement
Advertisement







