Galaxy Watch Ultra2 Andalkan AI untuk Trail Running hingga Diving
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
LKKL Award TA 2019 Lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) TA 2020 Tingkat Wilayah serta Penyerahan LKKL Award TA 2019 Lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY pada 15-16 Juli 2020.
Kegiatan tersebut adalah komitmen tinggi untuk mewujudkan laporan keuangan yang berkualitas, dengan harapan laporan keuangan UAKBUN Daerah, UAKKBUN Wilayah dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2020 memperoleh dengan opini terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPb Provinsi DIY, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih kepada satuan kerja dalam situasi pandemi Covid-19 masih mengawal untuk menyusun laporan keuangan yang berkualitas/
“Walaupun acara yang diadakan melalui daring via Zoom Cloud Meeting semoga tidak mengurangi esensi dari acara tersebut,” kata dia.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi DIY juga mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kementerian/Lembaga yang telah mendapatkan opini terbaik dari BPK.
“Bahwa di tengah masa Pandemi COVID-19 dengan kerja keras yang tidak mudah, pemerintah telah berhasil menyelesaikan LKPP, LKBUN, dan LKKL Tahun 2019 Audited dengan hasil yang sangat menggembirakan,” katanya.
Penghargaan LKKL Award 2019 terbagi menjadi tiga kategori yaitu UAPPAW dengan jumlah SATKER 1 – 3 (satker kecil), UAPPAW dengan jumlah satker 4 – 6 (satker sedang), UAPPAW dengan jumlah satker lebih dari 6 (satker besar) dengan 3 kriteria penilaian diantaranya ketepatan waktu dan kelengkapan laporan, beban kerja, serta kualitas laporan yang meliputi hasil rekon, LRA,LO,LPE, neraca, dan CALK. Dalam acara penghargaan yang diadakan melalui daring dan live di Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY turut hadir para penerima penghargaan di antaranya: Komisaris Besar Polisi Marsono, selaku Kabidkeu Polda DIY menerima Penghargaan Peringkat I Kategori Satker Besar, Monica Dhamayanti selaku Plt.Kepala Divisi Administrasi Kanwil Jumham menerima penghargaan Peringkat II Kategori Satker Besar dan Peringkat III Kategori Satker Kecil, Tri Wibisono, selaku Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional DIYmenerima Penghargaan Peringkat III Kategori Satker Besar, Pradah Dwiatmanta, selaku Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak menerima Penghargaan Peringkat I Kategori Satker Sedang, Agung Iswadi Satker BPTP menerima Penghargaan Peringkat I untuk Satker Kecil. Diharapkan dengan diadakannya penghargaan dapat memberikan motivasi bagi satuan kerja Lingkup Wilayah Kanwil Ditjen Perbendaharaan dalam menyusun Laporan Keuangan yang berkualitas di Masa Pandemi Covid-19.
Di akhir sambutannya Kepala Kanwil DJPb DIY, Heru Pudyo Nugroho berpesan agar satuan kerja senantiasa megupdate segala sesuatu yang berhubungan tentang Pelaporan di masa pandemi Covid-19 terkait Refocusing dan Penyesuaian Alokasi Anggaran serta penyesuain akun belanja pada masa pandemi Covid-19 demi Pelaporan Keuangan yang berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.