Advertisement
Pizza Hut Gencar Promo All You Can Eat hingga Paket 4 Boks, Ini Penjelasan Pengelola
Pizza Hut. Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kabar gebira untuk pencinta makanan pizza. Pengelola restoran Pizza Hut, yakni PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) sedang menggencarkan sejumlah strategi promosi untuk memacu kinerja.
Direktur Sarimelati Kencana Jeo Sasanto mengatakan pelanggan saat ini membutuhkan produk dengan harga terjangkau, sehingga Pizza Hut hadir dengan berbagai macam promosi menarik untuk mendukung performa penjualan pada semester kedua tahun ini.
Advertisement
Baca juga: Curhat Soal Uban, Bupati Sleman Ingin Cat Rambutnya Jadi Warna Oranye
Beberapa promo yang kini tersedia di gerai restoran Pizza Hut di antaranya ialah All You Can Eat Pizza seharga Rp55.000 per orang hingga 14 Agustus mendatang, Beli 1 Makanan Gratis 1 Minuman khusus untuk pembelian dine in, hingga paket Funt4stic Box untuk pembelian 4 personal Pan Pizza seharga Rp70.000 dengan pembayaran menggunakan ShopeePay.
“Tren penjualan sudah berangsur normal pada semester kedua ini,"ungkapnya, Selasa (4/8/2020).
Selain itu, penjualan Pizza Hut berangsur meningkat seiring dengan telah dibukanya kembali seluruh outlet, baik gerai sendiri ataupun di pusat perbelanjaan, dan penambahan beberapa outlet baru.
Baca juga: Benarkah Vitamin D Mengurangi Risiko Depresi?
Adapun pada bulan Juni dan Juli lalu, perseroan sudah membuka gerai Pizza Hut baru di lima lokasi yakni; Taman Baru Banyuwangi, Sidanegara Cilacap, Ciputra Mall Cikupa, Pangkalpinang, dan The Park Sawangan Depok.
“Jadi rencana Agustus akan buka tiga outlet, outlet Hasanuddin Bekasi, menyusul Palopo dan Singkawang,” sambungnya.
Jeo menilai penurunan laba signifikan sebesar 89,49 persen menjadi Rp10,47 miliar pada periode semester pertama tahun ini diakibatkan oleh harga pokok penjualan yang meningkat karena promosi yang dilakukan untuk memanjakan dan mempertahankan pelanggan dan karyawan Pizza Hut.
“Dengan meminimalkan penurunan sales, kami juga bisa mempertahankan aset perusahaan kami yaitu karyawan Pizza Hut, karena tidak mudah untuk mencari dan melakukan training lagi untuk karyawan baru,” imbuhnya.
Perseroan juga mengakui tidak beroperasinya beberapa gerai di pusat perbelanjaan pada kuartal kedua tahun ini mengakibatkan penjualan tidak maksimal tercermin dari penurunan penjualan 6,06 persen menjadi Rp1,82 triliun.
Dengan demikian, dalam kondisi yang berat tersebut baik gerai restoran Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery melakukan banyak promosi dan menggencarkan layanan delivery dan take away termasuk melalui partner aggregator seperti Gojek dan Grab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
Advertisement
Belanja Pegawai Tembus 40 Persen, Kulonprogo Bersiap Perampingan
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi Pertamax Melonjak 33,9 Persen Selama Periode Lebaran 2026
- BI DIY Salurkan Rp4,71 Triliun Uang Kartal Selama Ramadan 2026
- Update Harga Emas Minggu: UBS, Galeri24, Antam Kompak Menguat
- Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia, Penjualan Naik 135 Persen
- Bantuan Beras dan Minyak Goreng 33,2 Juta KPM Cair, April Tuntas
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
Advertisement
Advertisement







