Pemerintah Klaim Bisa Tercipta 3 Juta Lapangan Kerja per Tahun

Pemerintah Klaim Bisa Tercipta 3 Juta Lapangan Kerja per TahunMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
16 Oktober 2020 23:27 WIB Maria Elena Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Pemerintah mengklaim bisa tersedia lapangan kerja sebanyak 2,7 hingga 3 juta per tahun berkat disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Berdasarkan bahan presentasi Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip Bisnis, Jumat (16/10/2020), pemerintah mencatat angka pengangguran di Indonesia mencapai 2,05 juta orang.

Selain itu, pemerintah juga mencatat pekerja paruh waktu dan angkatan kerja setengah penganggur masing-masingnya mencapai 28,41 juka dan 8,14 juta.

Sementara itu, angkatan kerja baru ada sebanyak 2,24 juta orang. Artinya, jika dikalkulasikan, total angkatan kerja yang bekerja tidak penuh dan tidak bekerja mencapai sebanyak 45,84 juta orang.

Pemerintah optimistis, UU Cipta Kerja dapat menjawab tantangan terbesar tersebut dalam penyediaan lapangan kerja. Pemerintah juga yakin, UU Cipta Kerja akan meningkatkan kompetensi, produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Pasalnya, produktivitas Indonesia yang tercatat sebesar 74,4 persen masih berada di bawah rata-rata negara Asean yang sebesar 78,2 persen.

Pemerintah memasang target yang tinggi pada pertumbuhan investasi. Dengan implementasi UU Cipta Kerja, investasi ditargetkan bisa tumbuh pada kisaran 6,6% hingga 7%. Hal ini menurut pemerintah akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7% hingga 6%.

"Dengan RUU Ciptaker, diharapkan terjadi perubahan struktur ekonomi untuk mendorong pertumbuhan mencapai 5,7%-6,0%,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam Sosialisasi Tentang RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan (8/10/2020).

Sumber : JIBI/Bisnis.com