Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Sepeda motor balap Honda./Istimewa-AHRT.
Harianjogja.com, JOGJA—Sama halnya dengan sepeda motor yang pada umumnya digunakan sehari-hari, sepeda motor tunggangan untuk balap juga perlu perhatian, khususnya karena minim penggunaannya dalam masa pandemi.
Chief Mechanic Astra Honda Racing Team (AHRT), I Made Yoga Widnyana menjelaskan pada dasarnya perawatan sepeda motor harian dan balap sama. Namun hal paling mendasar yang wajib diketahui oleh pemilik sepeda motor balap adalah soal beban dan rentang kerja.
“Semua motor balap, bahkan yang dikembangkan dari motor produksi massal, harus menanggung beban kerja jauh lebih tinggi ketimbang motor harian. Beban kerja ini sangat memengaruhi usia pakai berbagai suku cadang. Ini yang wajib diketahui sebagai dasar perawatan,” ucap Yoga, melalui siaran pers, Senin (14/12/2020).
Sebagai gambaran, di AHRT, usia pakai rantai motor balap Honda CBR250RR di ajang ARRC kelas AP250 sekitar 650 kilometer. Oleh karena itu, tim dan mekanik balap yang baik selalu akan mencatat usia pakai semua parts (dalam km) penting seperti rantai motor, mesin, oli mesin, dan lain sebagainya.
Sementara soal rentang kerja, motor balap dituntut selalu memberikan performa terbaik di lintasan, maka rentang kerja dari tiap parts yang bisa diatur menjadi sangat sempit karena disesuaikan dengan kebutuhan motor balap yang spesifik.
Contohnya temperatur optimal mesin adalah antara 70-85 derajat Celcius. Jika terlalu dingin performa mesin jadi tak optimal. Sebaliknya, jika terlalu panas akan berisiko terjadi kerusakan terhadap mesin.
Dia menambahkan pemilik motor balap juga harus mengetahui cara merawat motor balap yang lama tak dipakai. Menurut Yoga, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan seluruh bagian dari motor.
Pada saat taka da balapan, semua bagian motor dibongkar hingga tersisa rangka (main frame, sub-frame, dan parts terkait), serta wire harness (kabel bodi). Semua komponen bodi dicek kemudian dicuci hingga bersih dan dikeringkan.
Jika ada parts yang rusak, sebisa mungkin diperbaiki atau diganti. Mesin juga diturunkan dari rangka untuk dilakukan overhaul. Ini meliputi pengecekan mesin, pembersihan, dan juga tune-up agar kondisi mesin sedapat mungkin kembali ke awal dan siap digunakan untuk balap.
Komponen
Selebihnya, petugas mekanik atau pemilik tim balap juga wajib mengetahui komponen-komponen krusial yang harus dijaga saat motor balap lama didiamkan. Pertama, baterai, di mana spesifikasi baterai sepeda motor balap biasanya memiliki fungsi discharge agar tidak rusak jika disimpan terlalu lama. “Ada baiknya baterai rechargable ini di-discharge terlebih dahulu sebelum disimpan. Setelah disimpan, cek tegangan baterai, dan lakukan pengisian baterai kembali jika diperlukan,” ucap dia.
Kedua, radiator yang hanya boleh diisi air dan tidak boleh diisi cairan coolant yang dijual di pasaran maupun cairan bawaan pabrik. Ketiga, sebelum disimpan terlalu lama, pastikan bensin dikuras dari tangki. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya bensin yang teroksidasi/ terpapar udara luar maupun zat kontaminan lain dalam waktu lama.
Keempat, penyimpanan oli dalam waktu lama sebenarnya tidak ada masalah. Hanya yang diperhatikan adalah usia pakai oli pada motor balap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.