PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Bank BPD DIY. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Di tengah masa pandemi Covid-19 Bank BPD DIY mampu mempertahankan bahkan meningkatkan performanya serta memberikan layanan yang senantiasa terus ditingkatkan kepada masyarakat.
Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Bank BPD DIY mendapat kepercayaan dari Pemerintah dengan penempatan dana sebesar Rp1 triliun guna mendukung pemulihan ekonomi khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di sisi lain, Bank BPD DIY juga terus berupaya beradaptasi sesuai tuntutan dengan mengembangkan produk dan layanan berbasis digital. Didukung dengan kesiapan infrastruktur dan standar keamanan yang tinggi, Bank BPD DIY berkomitment untuk memberikan solusi transaksi keuangan yang lebih mudah, cepat dan aman.
Hingga Triwulan (TW) I 2021 atau sampai dengan bulan Maret 2021, indikator keuangan utama Bank BPD DIY menunjukan pertumbuhan yang positif. Prestasi di Triwulan I 2021 ini dibuktikan juga dengan diperolehnya beberapa penghargaan (award) dari beberapa lembaga yang kredibel.
Sampai dengan TW I atau bulan Maret tahun 2021, Bank BPD DIY juga mencatatkan kinerja yang memuaskan, seiring dengan capaian pada indikator keuangan utama.
Di sisi aset, aset Bank BPD DIY pada TW I 2021 tercatat sebesar Rp 15,713 triliun, atau tumbuh sebesar 25,73% (year on year/ yoy) dari posisi aset pada TW I 2020 yang besarnya Rp 12,498 triliun.

Selain itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), pada TW I 2021 tercatat sebesar Rp 12,920 triliun, atau tumbuh sebesar 28,52% (yoy) dari posisi DPK pada TW I 2020 yang besarnya Rp 10,052 triliun.

Sedangkan penyaluran kredit dan pembiayaan pada TW I 2021 tercatat sebesar Rp 9,019 triliun, atau tumbuh sebesar 6,47% (yoy) dari posisi penyaluran kredit dan pembiayaan pada TW I 2020 yang besarnya Rp 8,471 triliun.

Dari sisi rentabilitas, Bank BPD DIY rupanya sudah mulai keluar dari dampak Covid 19, terbukti perolehan laba yang dihasilkan pada TW I 2021 adalah sebesar Rp 85,26 miliar, atau tumbuh spektakuler sebesar 25,63% (yoy) dari posisi perolehan laba pada TW I 2020 yang besarnya Rp 67,87 miliar.

Performa kredit dan pembiayaan yang disalurkan pun juga menunjukkan kualitas yang semakin baik. Hal ini ditunjukkan dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan / NPL), yang semakin menurun. Rasio NPL gross untuk TW 1 2021 adalah sebesar 2,05%, lebih baik dari Rasio NPL gross akhir tahun 2020 yang masih sebesar 2,14%.

Raihan prestasi di Triwulan 1 ini dibuktikan juga dengan diperolehnya beberapa penghargaan (award) oleh Bank BPD DIY selama Triwulan (TW) I (pertama) tahun 2021 ini.
Penghargaan itu antara lain adalah



Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam