Kenapa Bansos BPNT & PKH Agustus 2026 Tidak Cair? Ini Penyebabnya
Bansos BPNT dan PKH Agustus 2026 tidak diterima? Simak penyebab nama tidak masuk DTKS dan faktor yang membuat usulan ditolak.
ATM Link/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Mesin ATM terdiri dari beberapa jenis. Pertama, ATM dari pemilik bank langsung, kemudian ATM berlogo Link, ATM Bersama, dan ATM Prima.
Dari ketiga jenis mesin ATM ini, mengenakan biaya transaksi yang berbeda. Khusus untuk mesin ATM dengan pemakaian kartu penerbit yang sama, biaya transaksi gratis baik untuk tarik tunai, dan cek saldo. Sedangkan untuk transfer antar bank dikenakan biaya umumnya Rp6.500 per sekali transaksi.
Lantas bagaimana perbedaan biaya transaksi di ATM Link, ATM bersama dan ATM Prima? berikut perbedaannya seperti dilansir dari agenbrilink.net.
ATM Link
Cek saldo Rp2.500
Tarik tunai Rp5.000
Transfer Rp4.000
ATM Bersama
Tarik tunai Rp7.500
Transfer Rp6.500
Cek saldo Rp4.000
Saldo tidak cukup / salah PIN / kartu expired Rp3.000
ATM Prima
Tarik tunai Rp7.500
Transfer Rp6.500
Cek saldo Rp4.000
Saldo tidak cukup / salah PIN / kartu expired Rp2.500
Jalin/Link (Kartu Non-Himbara)
Tarik tunai Rp7.500
Transfer Rp6.500
Cek saldo Rp4.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bansos BPNT dan PKH Agustus 2026 tidak diterima? Simak penyebab nama tidak masuk DTKS dan faktor yang membuat usulan ditolak.
BTS mengakhiri tur Amerika Utara ARIRANG dengan 1,92 juta penonton dan mencetak rekor baru di SoFi Stadium.
Tujuh aplikasi edit suara Android membantu membuat audio lebih jernih untuk podcast, musik, hingga konten media sosial.
Jadwal bola malam ini 9-10 September 2026: Liga Champions menyajikan laga Liverpool, Barcelona, PSG, Arsenal, hingga Piala Liga Inggris dan Liga Arab.
Badan Geologi bergabung ke BMKG dinilai dapat mempercepat peringatan dini bencana dan mengurangi duplikasi kerja serta hambatan data.
Bupati Magelang mengapresiasi kinerja Bank Bapas 69 yang menjaga NPL sekitar 5 persen dan terus mendorong pembiayaan UMKM.