RSUD Saras Adyatma Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di BCE 2026
Selama pameran berlangsung, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan kesehatan, edukasi, hingga beragam aktivitas interaktif yang telah disiapkan
Suasana safety riding yang digelar Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Di tengah kondisi pandemi, Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas secara konsisten terus menyebarkan semangat, wawasan, dan keterampilan Safety Riding. Tak hanya untuk masyarakat di wilayah DIY, edukasi Safety Riding juga konsisten dilakukan untuk peserta yang berada di wilayah Kedu dan Banyumas.
“Meskipun tim kami belum menjangkau peserta di luar kota khususnya di wilayah Kedu dan Banyumas secara langsung, namun perhatian kami kepada mereka tetap terjaga. Tercatat pada periode Januari-Meil 2021 ini kami telah melakukan edukasi kepada 1.149 peserta” ungkap Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (29/5/2021).
Edukasi yang dilakukan kepada peserta yang berasal dari luar DIY dilakukan melalui platform Zoom Conference. Hal itu dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah menghadapi pandemi melalui penerapan protokol kesehatan sekaligus membatasi pergerakan masyarakat dari dan ke luar kota.
Sebagian besar peserta edukasi safety riding pada periode Januari – Mei 2021 ini didominasi oleh kalangan pelajar, disusul oleh komunitas bikers, dan masyarakat umum. Sekolah-sekolah yang telah berkolaborasi dalam edukasi safety riding secara online antara lain adalah sebagai berikut SMK Pancasila Kutoarjo, SMK Maarif Magelang, SMK Yayasan Pendidikan Teknologi 2 Purbalingga, SMK Muhamadiyah Sumpiuh, SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen, SMK Muhamadiyah Ajibarang, SMK Muhamadiyah Sumpiuh, SMK Muhamadiyah Sampang, SMK Muhamadiyah Patuk, SMK Muhamadiyah 3 Purwokerto, SMK Maarif 1 Wates, SMK Manggalatama Binangun Cilacap, SMK Bhumi Phala Parakan, dan SMK NU Bobotsari.
Edukasi Offline Mulai Dilaksanakan
Tak hanya melaksanakan edukasi secara online, mulai pertengahan April 2021 ini Astra Motor Yogyakarta mulai melaksanakan edukasi safety riding secara langsung / offline. Pelaksanaan program ini dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bersama.
Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, seluruh proses edukasi secara langsung dilaksanakan di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta dengan jumlah peserta yang terbatas. Melalui edukasi secara langsung ini peserta diajak untuk melaksanakan pelatihan secara praktek dengan beberapa materi mulai dari teknik pengereman (braking), teknik keseimbangan (balancing), teknik melewati jalan tidak rata (bumpy road), hingga teknik slalom.
“Untuk sementara waktu ini pelatihan secara langsung / offline spesial kami tujukan kepada peserta yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan secara online. Harapannya, peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa mendapatkan wawasan dan ketrampilan safety riding secara utuh melalui pelatihan teori dan praktek.” pungkas Muhammad Ali Iqbal. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama pameran berlangsung, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan kesehatan, edukasi, hingga beragam aktivitas interaktif yang telah disiapkan
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada oknum Ditjen Bea Cukai dengan memeriksa Iskandar HP Sitorus sebagai saksi.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL