Uji Coba 5G Tahap II, Kemenkominfo Gandeng Smartfren

Uji Coba 5G Tahap II, Kemenkominfo Gandeng SmartfrenChief Marketing Officer ZTE, Warren Huang; Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim; President Director Smartfren, Merza Fachys; Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo, Mulyadi; CTO Smartfren, Shurish Subbramaniam; dan Managing Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong dalam 5G Trial Kominfo Bersama Smartfren di Galeri Smartfren Jakarta, Kamis (17/6/2021). - Istimewa/Smartfren
18 Juni 2021 13:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Smartfren menggelar pengujian 5G tahap kedua. Uji coba teknologi 5G ini ditujukan untuk memperlihatkan kinerja dan kemampuan teknologi telekomunikasi terbaru.

Beberapa hal yang dilakukan pada uji coba kali ini memperlihatkan skenario penerapan teknologi 5G pada berbagai variasi perangkat, seperti penggunaan 5G pada Modem WiFi (MiFi), serta pemutaran video 360, virtual reality (VR), VR Game dan augmented reality (AR).

Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kemenominfo, Mulyadi mengatakan hasil uji coba ini sangat ditunggu. “Kami ingin melihat seberapa efektif penggunaan frekuensi tinggi untuk layanan 5G sehingga kami bisa me-review kembali bagaimana pita frekuensi tinggi ini digunakan untuk layanan 5G di masa depan,” kata dia dalam pembukaan acara 5G Trial Kominfo bersama Smartfren di Galeri Smartfren Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Selain untuk melihat efektivitas penggunaan frekuensi tinggi untuk layanan 5G, kata dia, pemerintah juga berharap uji coba ini dapat dilaksanakan untuk mendorong inisiatif ekosistem baru, use case baru, atau aplikasi layanan baru yang bisa digunakan di layanan 5G,

President Director Smartfren, Merza Fachys mengatakan kehadiran 5G bisa dipastikan akan menjadi game-changer untuk industri telekomunikasi di Indonesia.

“Setelah sebelumnya kami sukses memperlihatkan skenario 5G untuk industri, kali ini kami ingin memperlihatkan skenario 5G di sisi penggunaan yang lebih variatif dan luas,” ujarnya.

Uji coba 5G tahap II ini turut didukung oleh ZTE dan Qualcomm. Dalam pengujian yang diselenggarakan di Galeri Smartfren Sabang, Jakarta Pusat, kecepatan hingga lebih dari 1,8 Gbps di berbagai perangkat Customer Premise Equipment (CPE), seperti modem dan MiFi 5G, sukses dipertontonkan.

Dalam pengujian 5G tahap II ini pula, skenario yang diujikan adalah menggunakan MiFi dan menghubungkannya ke headset VR dan AR. Kemudian pada headset VR tersebut ditayangkan video VR Wonderful Indonesia milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, video feed dari kamera 360 yang diletakkan di area galeri, streaming game VR menggunakan laptop gaming serta menggunakan headset AR terkoneksi 5G untuk menjalankan perintah tertentu.

Seluruh Pelosok

Chief Technology Officer Smartfren, Shurish Subbramaniam menegaskan Smartfren selalu mengedepankan pengalaman terbaik pelanggan di dalam setiap inisiatif yang dilakukan. Guna mendukung semua skenario penggunaan 5G yang mewujudkan kecepatan, keamanan, dan koneksi berlatensi rendah sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perusahaan, Smartfren telah menunjukkan kemampuan infrastruktur end-to-end dalam 5G Smartfren.

“Smartfren juga telah meletakkan pondasi 5G di seluruh negeri, dengan memanfaatkan inti berbasis teknologi cloud, transportasi yang ditentukan oleh piranti lunak,” ujar Shurish.

Chief Marketing Officer ZTE Indonesia, Warren Huang mengaku percaya bahwa 5G mampu menciptakan inovasi dan mendorong pengembangan yang lebih baik di berbagai perangkat dan teknologi.

“Kami sangat senang dapat mendukung Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bekerja sama dengan Smarftren dalam uji coba 5G untuk memberikan gambaran tentang manfaat 5G. Kedepannya, kami akan terus bekerja sama dengan Smartfren untuk membawa kemampuan terbaik kami dalam meningkatkan manfaat 5G untuk kehidupan kita,” ujarnya.

Managing Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong menambahkan Qualcomm menyambut baik kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Smartfren dalam mendukung Indonesia mencapai Industri 4.0, di mana 5G memainkan peran penting dalam industri dan pengalaman konsumen. “Kami sangat berkomitmen dalam mendukung Indonesia untuk meningkatkan berbagai inovasi 5G serta mendapatkan bermacam-macam manfaatnya,” ujarnya.