BNI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial PKH & Sembako

BNI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial PKH & SembakoKegiatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh BNI. - Ist
27 Juli 2021 10:37 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sebagai upaya mendukung program pemerintah terkait upaya percepatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Sembako/BPNT di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti saat ini, Bank Negara Indonesia (BNI) telah melakukan upaya percepatan penyaluran Bansos tersebut hingga bisa diterima masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesiatermasuk Jawa Tengan dan DIY lebih awal.

"Upaya percepatan penyaluran Bansos yang kami lakukan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden sebelumnya dan hasil Rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin Menko Maritim & Investasi pada 22 Juli yang lalu”, ujar Moch Hisyam Pemimpin BNI Kantor Wilayah 17 seusai memimpin meeting virtual dengan seluruh Pemimpin Kantor Cabang BNI beberapa waktu lalu.

Ditambahkan oleh Hisyam BNI Wilayah 17 dengan seluruh jajarannya baik di tingkat Cabang Utama maupun Cabang Pembantu sudah siap bahu membahu mempercepat pencairan Bansos PKH, Program Sembako maupun Program Pemerintah lainnya.
Dari Kementerian Sosial RI, saat ini BNI Wilayah 17 diberikan tugas untuk menyalurkan Program Sembako kepada 800 RibuKPM dengan Total Dana sebesar Rp480 Miliar dan Bansos PKH kepada 600.000 KPM dengan Total dana sebesar Rp420 Miliar. "Saat ini semua dana tersebut telah langsung disalurkan kepada rekening & Wallet KPM sesuai peruntukannya” tambah Hisyam.

Berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, Dinas Sosial, Satgas Covid, Aparat Keamanan dan Pendamping Bansos, BNI melakukan upaya percepatan dengan berbagai cara di antaranya memberikan informasi kepada KPM untuk segera mencairkan seluruh Bansos yang telah diterima yaitu Program sembako/BPNT dalam 3(tiga) tahap sekaligus yaitu Tahap VII, VIII dan IX dan Bansos PKH 1 (satu) Tahap.

Upaya lainnya adalah mengingatkan e-Warong/BNI Agen46 penyalur Bansos untuk memastikan stock sembako telah tersedia dengan harga wajar, memastikan kesiapan mesin EDC pada e-warong/Agen46, memastikanATM BNI diseluruh Indonesia bisa beroperasi 24 Jam dengan stock uang yang selalu terjaga serta mengingatkan untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (3M) saat KPM bertransaksi di e-Warong/BNI Agen46 maupun di ATM.

”Kami telah menyiapkan lebih dari 2.000 Agen46 penyalur Bansos dan lebih dari 1.000 mesin ATM yang bisa digunakan sebagai tempat transaksi Bansos oleh KPM," katanya.

”kami mengimbau kepada seluruh KPM Penerima Bansos untuk segera mencairkan semua Bansos yang sudah masuk rekening atau wallet masing masing yaitu Program Sembako Yang sudah masuk dalam 3(tiga) tahap dan atau Bansos PKH yang sudah masuk satu tahap, baik di e-warong/BNI Agen46 maupun ATM BNI yang tersebar diseluruh Wilayah 17 [Jawa Tengah bagian Selatan & DIY]," lanjut Hisyam menutup pembicaraan.

Tentang Penyaluran Bansos Tahap 1 dan 2 tahun 2021 BNI Wilayah 17 telah menyalurkan dana Bansos PKH senilai Rp700 miliar kepada 600.000 KPM dengan angka penyerapan 98,89% dan Program Sembako tahap 1 sd 6 tahun 2021 senilai Rp900 miliar kepada 753.000 KPM dengan angka penyerapan 97,35% dengan sebaran KPM di 22 Kota Kabupaten.dalam fungsinya sebagai Agent of Development, bersama dengan bank Himbara, BNI sejak awal siap mensukseskan penyaluran Bansos Kemensos terlebih dimasa PPKM Darurat seperti saat ini.

Upaya percepatan penyaluran Bantuan Sosial serta Program Pemerintah lainnya yang dilakukan BNI ini merupakan bentuk sumbangsing dan kepedulian BNI mengingat dalam masa PPKMseperti saat ini, masyarakat diminta untuk tinggal dirumah, maka percepatan penyaluran bantuan sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam strategi pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. (ADV)