Biaya Haji 2027 Masih Dikaji, Istana Belum Putuskan Kenaikan
Istana menyatakan biaya haji 2027 belum diputuskan. Pemerintah masih menghitung kebutuhan penyelenggaraan sambil mengevaluasi pelaksanaan haji 2026.
Ilustrasi menabung/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Kebiasaan berbelanja di tengah pandemi berubah dan berefek pada pundi-pundi keuangan. Hal ini bisa mengarah ke yang lebih baik atau bahkan buruk. Yuk, simak 5 cara gampang atur uang saat pandemi Covid-19.
Meskipun tidak bisa berbelanja secara langsung di toko, perkembangan teknologi digital sekarang memudahkan konsumen untuk beli berbagai kebutuhan secara daring, salah satunya melalui e-commerce.
Semakin tingginya tingkat pengangguran dan tren kerja dari rumah (work from home), anggaran keuangan orang otomatis akan berbeda dari sebelum pandemi. Bisa jadi kehabisan uang atau malah jadi hemat.
Terlepas dari Anda tipe yang menghabiskan uang atau menghemat, sekarang waktunya untuk mengatur keuangan agar tidak hilang tanpa jejak. Berikut ini 5 cara gampang mengatur keuangan di tengah pandemi Covid-19.
1. Catat Pengeluaran Harian
Setiap melakukan transaksi, catat meskipun hanya Rp1000. Kebiasaan ini sebagai tolak ukur pengeluaran. Meskipun keuangan sedang membaik, tidak salah mencatat setiap pengeluaran karena sangat penting untuk mengetahui kemana perginya setiap rupiah yang dimiliki.
2. Monitor Kondisi Keuangan
Selanjutnya, periksa keuangan secara rutin. Langkah ini adalah kunci untuk menjaga pengeluaran agar tidak berlebihan. Dengan melakukan monitor, kita dapat memantau ketersediaan uang yang bisa digunakan dan tidak. Namun, jarang sering sering melihat jumlah saldo. khawatir menjadi obsesi. Setidaknya dapat mengetahui apabila ada kesalahan.
3. Prioritas
Cermat memprioritaskan barang yang akan dibeli. Tak hanya kegiatan, belanja pun harus menghitung skala prioritas mulau dari tidak butuh, sedikit butuh, butuh, dan butuh cepat. Maka, kamu akan lebih sadar berapa banyak uang yang sudah dihabiskan. Nantinya, kamu dapat membuat keputusan yang lebih tepat.
4. Ingat Untung Menabung
Alihkan sisa uang jajan atau uang harian untuk tabungan meskipun nilainya kecil. Apabila terasa berat untuk menabung, pikirkan bahwa menabung sebagai membayar jasa sendiri.
Saat butuh, setidaknya punya tabungan yang bisa digunakan, Meskipun kamu bukan tipe perencana, sekarang untuk menabung bisa mengaktifkan otomatis rekening untuk menabung setiap bulannya. Tak perlu terlalu besar, bisa jadi cukup Rp100 ribu-Rp200 ribu per bulan.
5. Jangan Pelit
Uang merupakan hal yang sangat sensitif. Uang yang tidak diatur dengan baik akan pergi mendadak dan kacau. Gunakan uang untuk memberikan hadiah untuk diri sendiri namun tidak berlebihan. Setidaknya hingga keuangan pulih,
Nah, Sobat Bisnis itulah cara atau tips untuk bisa menabung dan menghemat pengeluaran di tengah masa pandemi Covid-19. Selamat mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Istana menyatakan biaya haji 2027 belum diputuskan. Pemerintah masih menghitung kebutuhan penyelenggaraan sambil mengevaluasi pelaksanaan haji 2026.
Daftar negara peraih gelar juara Piala Dunia FIFA sepanjang masa. Spanyol meraih gelar kedua setelah menjuarai Piala Dunia 2026.
Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak extra time.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 20 Juli 2026 berlangsung di Kantor PJR Prambanan. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni melalui program BSPS pada 2026. Seskab dan Menteri PKP bahas percepatan pelaksanaannya.
Gerakan pengendalian hama tikus digelar di Tirtoadi, Sleman, mencakup 70 hektare sawah. Baznas turut menyalurkan 75 paket sembako bagi petani.