Advertisement
Potensi Pasar Digital Indonesia Rp2.093 Triliun pada 2025
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020 - Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan butuh semangat untuk merealisasikan visi bersama Indonesia Emas 2045 yang digerakan ekonomi digital dan industri 4.0.
Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi dan daya untuk menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara dan dunia, salah satunya dibuktikan melalui jumlah perusahaan rintisan (startup) yang terus bertambah, mulai 2015 yang berjumlah 931 perusahaan, pada 2017 yang mencapai 1.513 perusaan, dan 2021 jumlahnya telah mencapai 2.322 perusahaan.
Advertisement
"Kita ini memiliki potensi memiliki pasar digital yang berkembang dan sangat besar sekali," kata Jokowi saat menghadiri peresmian Gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta Convention Center, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (15/12/2021).
Jokowi memerinci, data potensi pasar digital selama tiga tahun terakhir yaitu 2019 mencapai US$40 miliar, 2020 menjadi US$47 miliar, dan terus meningkat hingga 2021 yang berjumlah US$70 miliar.
"Pada 2025 diperkirakan US$146 miliar [sekitar Rp2,093 triliun). Sangat besar sekali," ujarnya.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut potensi besar itu tidak terlepas dari peran pandemi Covid-19.
"Jadi pertumbuhan pasar digital kita dipercepat karena pandemi," kata Jokowi.
Penyebabnya, dia mencontohkan logistik naik 60 persen seiring maraknya penggunaan pengiriman (delivery) dan e-groceries.
Bahkan, konsumen digital baru juga naik 10,2 persen. Kemudian, transaksi uang elektronik (e-money) turut terkerek naik 55 persen per Oktober 2021. Adapun, volume transaksi e-money dibandingkan Oktober 2020 juga naik 31 persen.
"Apa yang ingin saya sampaikan? Bahwa potensi pasarnya ini besar, jangan yang ngambil nanti orang lain," ujar Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sorgum Tak Lagi Terpinggirkan Kini Jadi Gula Semut Bernilai
- Telan Rp10.500 Triliun untuk AI, Raksasa Teknologi PHK 4 Juta Pekerja
- Batas Pelaporan SPT 2026 Diperpanjang, Ini Cara Aktivasi Coretax DJP
- Harga Emas Antam Sabtu 11 April Naik Tipis, Cek di Sini
- Konflik Timur Tengah Mereda, Wall Street Kompak Parkir di Zona Hijau
Advertisement
Lumbung Mataraman Meluas, 2 Kalurahan di Gunungkidul Jadi Sasaran
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Advertisement
Berita Populer
- Sorgum Tak Lagi Terpinggirkan Kini Jadi Gula Semut Bernilai
- Isu Dana Desa Dipotong Mencuat, Ini Penjelasan Menteri Desa
- Kereta Ekonomi Murah Ini Diserbu, Puluhan Ribu Penumpang
- 11 Juta Lebih Warga Sudah Lapor SPT Pajak, Tenggat Diperpanjang
- Harga Emas Pegadaian Masih Tinggi Hari Ini, Cek di Sini
- Skema Asuransi Mulai Dibahas untuk Program Tiga Juta Rumah
- Harga BBM Bisa Melonjak, Ini Peringatan Keras Iran
Advertisement
Advertisement







