New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pemberian Apresiasi Berupa Saldo Britama Bagi Pemenang Mandalika Racing QRIS Competition periode Desember 2021 hingga Maret 2022./Bisnis-Harian Noris S.
Harianjogja.com, MATARAM - Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengguna merchant QRIS melalui Bank BRI di Lombok meningkat jelang Pertamina Grandprix of Indonesia (MotoGP) 2022 yang akan digelar pada 18-20 Maret 2022.
Melalui program Mandalika Racing QRIS Competition, terdapat 8.224 pengguna merchant QRIS dari kelompok UMKM yang difasilitasi oleh bank BRI. Sebaran pengguna baru yakni di Lombok Barat 1.400 Pengguna, Lombok Tengah 2.186 pengguna, Lombok Timur 2.615 pengguna, Lombok Utara 384 pengguna, dan kota Mataram 1.639 pengguna merchant baru.
Pada Sabtu (5/3/2022) BRI memberikan apresiasi kepada peserta Mandalika Racing QRIS Competition periode Desember 2021 - Februari 2022. Kompetisi tersebut dilanjutkan untuk periode Maret - Juni 2022 untuk terus mempercepat pengguna merchant QRIS baru di Lombok.
Program ini merupakan stimulus dari BRI agar pelaku UMKM cepat beralih dari transaksi tunai ke transaksi digital QRIS. Senior Manager Small Retail Acquiring BRI Retail Payment Division I Made Jaya Indrawan menjelaskan mitra merchant BRI yang memiliki transaksi dan volume tertinggi diberikan penghargaan seperti tabungan hingga sepeda motor.
"Stimulus ini mempercepat pelaku UMKM dan nasabah menjadi mitra merchant BRI yakin beralih bertransaksi menggunakan QRIS," kata Made kepada media pada Sabtu (5/3/2022).
Regional Consumer Banking Head Andra Ruyus Mani menjelaskan BRI program sosialisasi dan akuisisi new merchant QRIS di Lombok sebagai langkah mempersiapkan merchant QRIS jelang MotoGP.
"QRIS menjadi booster bagi pelaku UMKM di Lombok untuk meningkatkan transaksi penjualan. Dari QRIS pelaku UMKM mendapatkan pencatatan transaksi secara otomatis dan menurunkan risiko kerugian akibat fraud ataupun pembayaran dengan uang palsu," jelas Andra.
Langkah BRI dalam meningkatkan pengguna QRIS di NTB dengan melakukan bundling penjualan mesin EDC dengan QRIS. "Tentunya kami melihat segmennya, jika pelaku usaha besar kami akan bundling mesin EDC dan QRIS. Jika untuk mitra merchant yang bisnis kecil kami berikan QRIS untuk membantu transaksi mereka," ujar Andra.
BRI memiliki 1,6 juta merchant QRIS yang tersebar di seluruh Indonesia, sedangkan pertumbuhan transaksi QRIS di BRI mencapai 600 persen pada awal 2022 dengan peningkatan frekuensi transaksi mencapai 400 persen. Tipikal transaksi QRIS di BRI untuk ticket size kecil namun frekuensi transaksinya tinggi. Mayoritas bertransaksi menggunakan QRIS pada merchant groceries dan food & beverages.
Sementara itu Direktur Utama Mandalika Grandprix Association (MGPA) Priandhi Satria menjelaskan penggunaan QRIS memberikan kesempatan bagi pelaku usaha meningkatkan transaksinya saat MotoGP. Priandhi juga menjelaskan adanya MotoGP memberi dampak bagi pertumbuhan dari pelaku UMKM hingga pelaku usaha besar.
"Dengan adanya Pertamina Mandalika Cirkuit kami mengajak pelaku usaha berperan agar memberikan efek domino dari event MotoGP," kata Priandhi (K48)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.