BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp70 Juta kepada Ahli Waris Atlet Selam Jepara
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan JKK Rp70 juta kepada ahli waris Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Jepara yang meninggal saat Porprov 2026.
JNE meraih penghargaan Brand Pemberdaya UKM kategori Ekspedisi Logistik./Ist
Komitmen JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional untuk berkontribusi secara nyata terhadap kemajuan perekonomian Bangsa serta Negara diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis sesuai dengan tagline “Connecting happiness”, untuk memberikan manfaat seluas-luasnya dan dapat menjadi peluang bagi masyarakat. Salah satunya adalah tetap konsisten mendukung aktivitas UKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Di saat kondisi perekonomian dan bisnis dunia yang mengalami penurunan karena pandemi Covid-19, JNE tetap mempertahankan kapabilitas dan kapasitasnya. Berbagai program dilaksanakan diantaranya edukasi digital marketing dalam roadshow webinar JNE Ngajak Online di seluruh Indonesia.
Kolaborasi dalam berbagai program bersama UKM lokal dan brand artisan ternama untuk meningkatkan daya saing dan daya jual agar UKM naik kelas serta JNE juga telah mengembangkan UKM Fulfillment Center yang diharapkan dapat mendorong kemajuan bisnis pelaku usaha terutama UKM, sehingga tidak perlu lagi menangani aktifitas logistik yang memerlukan effort besar di dalam proses bisnis. Dalam fasilitas ini sudah tersedia warehousing, order fulfillment, technology development, shipping management dan delivery, menjadi solusi lengkap untuk para UKM lokal.
Upaya serta kerja keras seluruh lini dalam perusahaan terus dilakukan dengan komitmen untuk selalu mengedepankan kualitas pelayanan kepada pelanggan tersebut pun berbuah manis di kuartal pertama tahun ini, dengan penganugerahan penghargaan bergengsi JNE dari Briefer – IGICO Advisory dan Rumah Perubahan dalam penghargaan “Brand Pemberdaya UKM” kategori Ekspedisi Logistik. Award Ceremony dilangsungkan pada (11/3/2022), penghargaan ini diberikan oleh Prof Rhenald Khasali, Founder Rumah Perubahan kepada Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto.
“Brand Pemberdaya UKM” adalah sebuah penghargaan yang didedikasikan khusus bagi perusahaan dari berbagai kategori hingga pemerintah daerah yang aktif dalam berkontribusi, mendukung dan memberdayakan UKM agar dapat menopang langsung ekosistem UKM demi kebangkitan ekonomi Indonesia.
M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini. “Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada Briefer berkolaborasi dengan IGICO Advisory dan Rumah Perubahan atas penghargaan “Brand Pemberdaya UKM” kategori Ekspedisi Logistik”, tuturnya.
Feriadi juga menyampaikan bahwa JNE didirikan dengan tujuan utama agar membawa manfaat bagi banyak orang, baik internal mau pun eksternal perusahaan sesuai dengan tagline kami yaitu, “Connecting Happiness”. Oleh karena itu, penghargaan yang diraih ini menjadi motivasi seluruh manajemen dan karyawan untuk terus menjalankan performa kerja yang prima, dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis. Kami berharap berbagai program dan langkah JNE, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas”, pungkas Feriadi. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan JKK Rp70 juta kepada ahli waris Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Jepara yang meninggal saat Porprov 2026.
Sufmi Dasco Ahmad membantah isu dirinya menjadi cawapres. Dia menduga kabar tersebut muncul untuk mengalihkan perhatian dari kasus penyadapan ilegal.
Oakbar di Oakwood Yogyakarta hadir dengan pengalaman rooftop lebih lengkap, menawarkan aneka kuliner, panorama Kota Jogja, Sizzle Sunset Barbecue, dan hiburan
Industri drama Korea meminta dana investasi 1 triliun won atau Rp13,5 triliun karena jumlah produksi menurun dan biaya operasional terus meningkat.
Sebanyak 22.555 peserta JKN di Jogja nonaktif pada November 2026. Pemkot menyiapkan Rp39,69 miliar untuk pembiayaan PBI APBD.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian dari hulu hingga hilir.