HUT ke-18, Harian Jogja-BBPPMT Dorong Kemandirian Ekonomi Santri
Harian Jogja rayakan HUT ke-18 dengan bakti sosial di Panti Al Wahhaab Sleman, perkuat kepedulian dan pemberdayaan santri.
Dalam memperingati HUT Grage Ramayana Hotel dengan slogan “Grama Berbagi , Grama Peduli", Manajemen Grage Ramayana berbagi dengan anak yatim piatu./Ist
JOGJA-Pada 14 November 2022, Grage Ramayana Hotel Yogyakarta telah berusia 15 tahun. Dalam memperingati HUT Grage Ramayana Hotel dengan slogan “Grama Berbagi , Grama Peduli", Manajemen Grage Ramayana berbagi dengan anak yatim piatu di panti asuhan Ulil Albab yang beralamatkan di Jl Kopral Samiyo 1 Potorono Banguntapan, Bantul.
Panti asuhan ini dibina oleh Andera sebagai pengurus panti asuhan. Bersama dengan Direktur PT Multi Primantara Properti, Indaru Kumolo, beserta managemen Grage Ramayana melakukan doa bersama dan memberikan santunan kepada panti Asuhan Ulil Albab yang diserahkan langsung oleh Indaru Kumolo kepada Andera.
Selain acara tersebut Grage Ramayana juga peduli dengan tukang becak area hotel dengan diberikannya bingkisan sembako yang di serahkan langsung oleh PLT Grage Ramayana Edi Hamdoko kepada tukang becak area Hotel Grage Ramayana.
Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (16/11/2022), diharapkan dengan "Grama Berbagi, Grama Peduli" semoga Grage Ramayana akan terus maju jaya selalu dan selalu meningkatkan pelayanan untuk menjamu tamu – tamu special grage Ramayana.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harian Jogja rayakan HUT ke-18 dengan bakti sosial di Panti Al Wahhaab Sleman, perkuat kepedulian dan pemberdayaan santri.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.