Advertisement
Cek Syarat Ikut Mudik Gratis 2023 Naik Kapal, Kuota 5.000 Orang

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Laut membuka pendaftaran program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut mulai hari ini, Kamis (23/3/2023). Untuk lebih jelasnya, ini syarat pendaftaran dan jumlah kuotanya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Hendri Ginting mengatakan program mudik gratis dilakukan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas angkutan jalan raya dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas pengguna jalan raya khususnya pengguna sepeda motor.
Advertisement
“Mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut ini sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat bahwa kapal laut bisa sebagai moda alternatif untuk mudik lebaran,” ujar Hendri, Kamis.
Dia menuturkan pada tahun ini diprediksikan terjadi peningkatan jumlah pemudik. Berdasarkan survey yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan pada 2023 jumlah pemudik berjumlah 123,8 juta orang naik jika dibandingkan pada 2022 sebesar 85,5 juta orang.
Menurutnya, dengan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut ini diharapkan dapat menekan kepadatan mudik yang ada. Pendaftaran dan registrasi mudik motor gratis akan dilakukan secara online melalui https://mudikgratis.dephub dibuka hari ini, Kamis hingga 5 April 2023. Adapun, verifikasi pendaftaran akan dilakukan pada 25 Maret 2023–7 April 2023.
BACA JUGA: Daftar 6 Bandara yang Beroperasi 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2023
Sementara, untuk pendaftaran offline dilakukan mulai 23 Maret 2023–16 April 2023 di Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Gedung Cipta lantai dasar Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jl. Medan Merdeka Barat No 8 Jakarta Pusat.
Dia menuturkan untuk arus mudik dengan rute Tanjung Priok-Tanjung Emas akan dilaksanakan dua kali yaitu pada 15 dan 17 April 2023, sedangkan untuk arus balik juga sebanyak 2 kali dengan rute Tanjung Emas-Tanjung Priok pada 25 dan 28 April 2023.
Adapun kuota yang tersedia adalah 2.500 penumpang/trip dan 1.250 motor/trip sehingga total kuota mudik adalah 5.000 orang dan 2.500 motor, sedangkan balik 5.000 orang dan 2.500 motor.
Berikut ini syarat ikut mudik gratis naik kapal laut:
1. Memiliki STNK dan SIM yang sah
2. Kondisi motor layak jalan
3. Tidak boleh ada modifikasi/aksesoris tambahan pada kendaraan yang dapat mengganggu proses lashing
4. Harus ada penyangga/standar tengah (standar dua)
5. Harus dilengkapai dengan pegangan belakang
6. Ukuran roda dan ban standar atau sesuai spesifikasi pabrik
7. Tidak diperbolehkan adanya boks samping kiri, kanan maupun belakang
8. Jumlah helm harus sesuai jumlah penumpang
9. Bensin sepeda motor pada saat akan diangkut harus dalam keadaan maksimal satu liter per motor
10. Kunci motor dapat dititipkan kepada petugas/panitia pelaksana.
Adapun syarat dokumen mudik gratis naik kapal:
1. Kartu identitas calon pemudik
2. STNK asli
3. SIM asli
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
Advertisement

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
- Kepala Penelitian AI Meta Mendadak Mundur, Meta Platforms Inc Berisiko Kesulitan Bersaing dengan Kompetitor
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
- Kebijakan Tarif Donald Trump Bisa Memicu Resesi Ekonomi di Indonesia
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
Advertisement
Advertisement