Warga Jogja Didorong Jadi Tuan Rumah yang Sadar Wisata
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Kegiatan buka bersama di Favehotel Kusumanegara, Kamis (23/3/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan tahun 1444 H, Favehotel Kusumanegara mengadakan acara Buka Bersama dengan anak Panti Asuhan Nurul Haq Madania pada hari pertama puasa, Kamis (23/3/2023).
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan tali silahturahmi dan kebersamaan antara keluarga besar favehotel Kusumanegara dan keluarga besar Panti Asuhan Nurul Haq. Acara Buka Bersama dimulai pukul 16.00 WIB.
Manager Favehotel Kusumanegara Kasanova Hermawan mengatakan kegiatan buka bersama anak yatim itu digelar sebagai wujud syukur. “Ini nsebagai wujud syukur di Hari Pertama Ramadhan tahun ini, kami mengadakan Buka Bersama puasa dengan mengundang anak – anak yatim piatu dari Panti Asuhan Nurul Haq yang merupakan kegiatan rutin kami tiap tahun nya,” katanya.
Dalam acara Buka Puasa Bersama ini, turut diadakan juga pengajian oleh Ustaz Suyanta, yang merupakan tokoh di Panti Asuhan Nurul Haq. Dilanjutkan dengan acara buka puasa Bersama, para anak – anak antusias dalam memilih berbagai pilihan makanan yang telah di hidangkan di Lime Restaurant favehotel Kusumanegara Yogyakarta.
Mengusung tema “Ramadhan Night – Spectacular Buffet” dengan harga Rp. 75.000/pax, dilengkapi dengan promo menarik yaitu beli 10 pax gratis 1 pax dan berlaku kelipatan. Dengan berbagai menu yang ditawarkan, lengkap dari Appetizer, Main Course dan Dessert serta berbagai macam Stall Snack Makanan. Selain itu, setiap hari nya favehotel Kusumanegara juga memberikan Special Stall Makanan khas Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.