Pemda DIY Hentikan Sementara Menu MBG yang Diduga Bermasalah
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Pantai Parangtritis, Bantul./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY memproyeksikan sekitar 7 juta wisatawan akan berlibbur di Jogja pada masa libur Lebaran tahun ini. Angka itu bertambah sekitar 2 juta dari tahun lalu, di mana capaiannya masih lima juta wisatawan.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan kemudahan akses dan semakin banyaknya opsi transportasi menjadi salah satu pendongkrak kunjungan wisatawan di momen Lebaran tahun ini.
"Perkiraan kami wisatawan sampai tujuh juta, dari tahun lalu sekitar lima juta. Naiknya sekitar itu ya, kalau topnya H-3 sampai H+3. Anjuran pemerintah libur lebih awal harapannya itu [kunjungan meningkat]," ucapnya kepada Harianjogja.com, Senin (17/4/2023).
BACA JUGA: Target Kunjungan Wisatawan Asing di 2023 Naik Jadi 8,5 Juta
Meningkatnya jumlah wisatawan ini diharapkan bisa berdampak ke ring satu, dua, hingga tiga. Sehingga pelaku wisata di beberapa perbatasan Kota Jogja juga bisa menikmati berkah dari libur lebaran ini.
"Ring satu di kawasan Malioboro, ring dua sampai Prawirotaman, dan ring tiga tentunya di pinggir-pinggir perbatasan Kota Jogja dengan kabupaten. Harapannya sampai ring tiga bisa menikmati lonjakan dari kunjungan wisatawan mudik lebaran," jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan menyambut datangnya wisatawan, GIPI DIY telah melakukan koordinasi internal. Surat edaran dari Dinas Pariwisata DIY yang dijadikan acuan akan jadi acuan dalam menyambut wisatawan.
"Ada beberapa hal yang harus diwaspadai bersama terkait kondisi Covid-19. Meskipun dengan virus sekarang yang lebih ringan tapi kondisinya cukup naik, ini harus dijaga. Buat teman-teman industri destinasi baik hotel, restoran, dan fasilitas untuk wisatawan ini akan menjadi perhatian bersama," ucapnya.
Sampai saat di ring satu dan dua belum signifikan. Menurutnya lonjakan akan mulai terjadi di H-3 dan H-3. "Akan terjadi situasi signifikan, harapannya nanti di ring tiga bisa merasakan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.