Disnakertrans DIY Dorong Penyandang Disabilitas Naik Kelas
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Jogja Fashion Rendezvous 2023 di Atrium JCM, Minggu (28/5/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
JOGJA—Jogja City Mall (JCM) menggelar Jogja Fashion Rendezvous 2023 untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9. Pergelaran busana ini menjadi puncak acara HUT JCM dengan mengangkat tema Glamorous Glam yang digelar di Atrium JCM.
Koreografer dan Show Management Asmat Pro, Nyudi Dwidjo Susilo mengatakan Jogja Fashion Rendezvous 2023 diikuti oleh 50 fashion designer dengan menampilkan lebih dari 300 outfit. Event itu digelar selama dua hari, yakni mulai 27-28 Mei 2023.
Khusus untuk malam ini, Minggu (28/5/2023) karya yang ditampilkan berasal dari tujuh desainer. "Kalau desainer yang ikut lebih dari 50 orang. Berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari Malang, Pati, Cirebon, Garut, Muara Enim, Papua, dan Jakarta [malam ini]," ucapnya ditemui di sela-sela acara, Minggu (28/5/2023).
Berbagai busana dihadirkan para desainer baik untuk pria dan wanita. Menurutnya tidak ada seleksi dalam gelaran busana ini.
Kesempatan dibuka lebar bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dan berkreasi. "Sudah tren ya, namanya fashion show bisa diikuti siapa saja. Siapapun yang punya karya untuk bisa tampil asalkan memenuhi tema yang kami tentukan," jelasnya.
Menurutnya, Asmat Pro sudah sering mengadakan acara gelaran semacam ini, sehingga untuk menjaring desainer tidak menjadi kendala. Cukup men-share ke para desainer, jika ada yang tertarik mereka akan mengajukan diri sesuai dengan tema yang diangkat.
"Show malam hari ini ada sekitar 20 model. Tetapi hari ini kami total show banyak banget, siang tadi ada 70 model dari Asmat Pro talent presentation, sore tadi ada 40 model, kids dan dewasa," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, fashion show ini diikuti para desainer mulai dari pemula hingga senior. Nyudi mengatakan tujuan dari para desainer mengikuti kegiatan ini tidak serta merta untuk langsung berjualan. Akan tetapi kegiatan ini bisa dijadikan ajang branding.
"Tujuan show kan belum tentu langsung laku, kan jarang yang seperti itu. Orang akan menikmati acara ini untuk branding. Kemudian output-nya foto, video ini digunakan untuk promosi di online shop dan sosial media," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.