Heboh Isu PHK Massal Sopir Tangki Sumut, Begini Penjelasan Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Ilustrasi beras impor - ist/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menyebut impor beras yang terukur tidak berdampak pada jatuhnya harga beras/gabah kering panen di tingkat petani.
“Importasi terukur tidak menjatuhkan harga petani, hari ini itu terjadi. Bahkan, dalam kunjungan delegasi dari Thailand ke Pasar Induk Beras Cipinang tidak menemukan beras dari Thailand karena dikunci rapat di gudang Bulog hanya untuk intervensi yang diperlukan,” kata Kepala Bapanas saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/9/2023).
Berdasarkan data Bulog per 11 September 2023, realisasi penugasan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023 sudah mencapai 1,55 juta ton dengan sisa penugasan sebanyak 453 ribu ton sedang dalam perjalanan.
Sedangkan untuk pengadaan beras dari dalam negeri sudah mencapai 819.575 ton. Arief menuturkan bahwa Bulog tidak bisa menyerap lebih banyak beras hasil produksi dalam negeri karena terjadi penurunan hasil panen pada Semester 2 2023 yang menyebabkan lonjakan pada harga Gabah Kering Panen (GKP).
BACA JUGA: Pengangkut Sampah Swasta Dijatah Maksimal Lima Truk per Hari Buang ke TPA Piyungan
Berdasarkan pantauan Bapanas, harga GKP di Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah mencapai Rp7.6000-Rp8.000 dan harga beras medium sudah di atas Rp14.000
“Bukan berarti Bulog tidak menyerap tapi dalam kondisi semester dua seperti hari ini, kalau Bulog masuk itu agak sulit karena akan meningkatkan terus harga ditingkat petani,” ucapnya.
Naiknya harga beras medium akibat keterbatasan GKP, disebut Arief juga berdampak pada penggilingan padi kecil maupun besar.
Menurutnya, penggilingan kecil sudah mulai berhenti beroperasi dan penggilingan padi besar seperti Wilmar terancam hanya bisa melakukan penggilingan untuk seminggu ke depan.
“Saya sempatkan ke salah satu pabrik swasta yang sangat besar, di sana GKP kosong ketua. Saya pastikan sendiri bahwa informasinya demikian adanya. Jadi bahkan mereka seminggu ke depan sudah tidak bisa giling karena GKP sangat terbatas,” jelas Arief.
Kendati demikian, Arief menuturkan bahwa pemerintah senantiasa berupaya menjaga stabilisasi harga dan stok beras dengan menggelontorkan beras operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar-pasar tradisional dan retail modern.
Terbaru, Bapanas bersama Bulog baru saja meluncurkan beras SPHP kemasan 50 kg di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) pada hari ini. Nantinya, pedagang di pasar induk akan menjual beras kepada para pengecer dengan harga tertinggi adalah Rp10.900 per kg.
“Kami sudah mulai melakukan operasi pasar di PIBC. Ada satgas pangan, sehingga pak Dirut Bulog setiap mengeluarkan 1 butir pun harus mengetahui siapa downline-nya dan ini sudah komitmen kita bersama downline-nya, tokonya mana,” jelasnya.
Adapun pada RDP tersebut, anggota Komisi IV menyetujui pagu anggaran Bapanas Tahun Anggaran 2024 yang semula sebesar Rp441,6 miliar mengalami penambahan anggaran sebanyak Rp1,01 miliar sehingga pagu anggaran Bapanas menjadi Rp442,6 miliar,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku
Harga emas Pegadaian hari ini 17 Juli 2026 bervariasi. Emas Antam 1 gram dibanderol Rp2,739 juta, lebih tinggi dibanding UBS dan Galeri 24.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Ketahanan keluarga bukan sekadar masalah kokohnya fisik bangunan rumah (house), tetapi lebih pada soal kenyamanan dan interaksi hangat di dalamnya (home)