Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
(Dari kiri ke kanan) Chief Brand Officer Smartfren Roberto Saputra, Regional Head South Central Java Cut Emyra Fadhila, VP Product Marketing Smartfren Astiyanto Tri Muktiwibowo, dan VP Network Operations Smartfren, Agus Rohmat./Harian Jogja-Anisatul Umah
MAGELANG—Smartfren terus berupaya meningkatkan layanannya dengan memperluas coverage lewat penambahan menara BTS. Selain itu berbagai paket baru juga dirilis untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.
VP Network Operations Smartfren, Agus Rohmat mengatakan coverage Smartfren di Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 26 kabupaten hampir 100% populasi ter-cover, tidak ada blank spot; delapan kabupaten dengan 80%-90% populasi ter-cover; dan satu kabupaten yakni Wonogiri yang baru 70% populasinya ter-cover sinyal.
Menurutnya, saat ini di Jateng sudah ada hampir 12.000 BTS dan akan terus ditambah hingga mencapai sekitar 13.000 menara.
Penguatan jaringan, kata dia, juga dilakukan di jalur-jalur transportasi seperti jalur tol Utara Trans Jawa dan jalur kereta bawah tanah. Semuanya sudah dilakukan optimalisasi pada momen lebaran tahun lalu.
Selain itu, aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan di Jateng adalah untuk layanan streaming mencapai 41%. Dari layanan streaming itu, paling tinggi adalah Tiktok (56%), Youtube (33%), dan SnackVideo (5%).
BACA JUGA: Smartfren Dapat Tambahan Frekuensi 2,3 GHz untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi
Sementara untuk penggunaan media sosial mencapai 21%. Rinciannya, paling tinggi adalah Facebook (60%), Instagram (35%), dan Twitter (4%). Selanjutnya, untuk komunikasi paling tinggi adalah aplikasi Whatsapp.
"Gim pun sedang kami perkuat. Gim masih 3 persen tetapi terus naik karena kami banyak event. Kami juga fokus perbaiki coverage di area wisata," ucapnya dalam acara Update Produk & Jaringan Smartfren di Magelang, Selasa (26/9/2023).
Regional Head South Central Java, Cut Emyra Fadhila mengatakan pengalaman pelanggan menjadi hal yang penting bagi Smartfren. Jika jaringan tidak bagus dan tidak merata dikhawatirkan akan membuat pelanggan mendapatkan pengalaman buruk. “Itulah, satu kabupaten di Jateng yakni Wonogiri yang coverage-nya masih rendah akan kami prioritaskan,” ucap dia.
Setelah sebelumnya mengeluarkan meluncurkan paket data 100 GB dengan harga Rp100.000, dalam waktu dekat, Smartfren akan meluncurkan paket data 200 GB seharga Rp200.000. Paket baru ini diluncurkan karena melihat kebutuhan yang masih tinggi di masyarakat akan paket data.
"Kebutuhan terus meningkat, 200 GB kuota nasional 60 GB dan lokal 140 GB," ucap VP Product Marketing Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo.
Smartfren, kata dia, juga baru saja meluncurkan kuota komunitas yakni kartu perdana golf. Pelanggan bisa mendapatkan voucer diskon main golf per bulan, di lapangan golf yang bermitra.
Kartu perdana 11 GB ini dijual dengan harga Rp50.000 dengan rincian 6 GB kuota utama, 5 GB kuota aplikasi, bonus 4 GB kuota nasional, dan free call ke semua pelanggan Smartfren.
"Kami juga ada eSIM. Pelanggan bisa mendapatkan eSIM ini dengan mudah. Mengakses ke website untuk membeli. Tersedia pasca dan prabayar. Pilihan produk bisa dipilih dengan self service," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Tren wisata 2026 berubah, turis kini cari pengalaman emosional, healing, dan perjalanan bermakna ke Jepang, Korea, hingga China.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja jadi momentum penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi, kolaborasi, dan edukasi masyarakat.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung