Selat Hormuz Lumpuh, Industri Plastik RI Berburu Bahan Baku ke Afrika
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Salah satu pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Bantul, Selasa (7/11/2023)(Harian Jogja/Lugas Subarkah)
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebagian komoditas pangan mengalami kenaikan harga rata-rata jelang momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Komoditas yang mengalami kenaikan seperti aneka cabai, beras, hingga bawang kompak masih mahal. Hal itu mengacu pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, rata-rata harga cabai mengalami lonjakan kenaikan harga paling tinggi per hari ini, Senin (6/12/2023).
Perinciannya, cabai merah besar meroket 12,18% mencapai Rp75.500 per kilogram (kg), cabai merah keriting naik 8,78% menjadi Rp75.550, cabai rawit hijau di level Rp67.000 naik 1,52% dan cabai rawit merah Rp95.900 naik 5,27%.
Sementara itu, harga bawang merah ukuran sedang juga berada pada tren tinggi, pagi ini naik 2,17% menjadi Rp32.950 per kg. Sementara bawang putih ukuran sedang juga terpantau mengalami kenaikan 0,27% menjadi Rp37.700 per kg.
BACA JUGA: Harga Pangan Hari Ini: Beras, Bawang, Cabai Naik
Komoditas pangan primer, yakni beras juga masih kompak naik. Harga rata-rata beras kualitas bawah I di level Rp13.550 per kg atau naik 0,37%, sedangkan beras kualitas bawah II Rp13.450 naik 0,37%. Sementara itu, beras kualitas medium I dan II masing - masing naik 0,68% dan 0,69% menjadi Rp14.750 dan Rp14.550. Selanjutnya, beras kualitas super I naik 0,63% menjadi Rp16.000.
Adapun, komoditas pangan sumber protein unggas yakni daging ayam ras segar naik 1,43% di level Rp35.400. Akan tetapi, harga telur ayam ras segar justru berbalik turun 0,17% ke level Rp29.100.
Jelang natal, harga daging sapi masih naik secara moderat. Dengan rincian, daging sapi kualitas 1 naik tipis 0,33% ke level Rp138.050 dan daging sapi kualitas 2 naik 0,58% menjadi Rp129.250. Di samping itu, harga gula pasir juga masih tinggi, gula pasir lokal duduk di level Rp17.450 naik 0,87%, sedangkan gula pasir kualitas premium naik 0,85% menjadi Rp17.750.
Berbeda dengan sejumlah harga komoditas lainnya yang telah berangsur naik, harga minyak goreng kemasan bermerk 1 justru susut 0,24% ke level Rp20.850. Kemudian, minyak goreng kemasan bermerk 2 juga turun 0,51% menjadi Rp19.400.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.