Sidak 4 SPPG di Kota Jogja, Pemda DIY Tekankan Kepatuhan SOP MBG
Pemda DIY menyidak empat SPPG di Kota Jogja untuk memeriksa kebersihan dapur, kepatuhan SOP, dan mencegah kontaminasi makanan MBG.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY memproyeksikan wisatawan yang berkunjung saat momen libur sekolah bulan depan akan lebih ramai dari Lebaran kemarin. Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto memproyeksikan peningkatan di kisaran 20-30%.
Menurutnya momen libur sekolah akan lebih ramai karena ada beberapa destinasi-destinasi baru di DIY. Sehingga bisa menjadi daya tarik. Dia berharap pengelola destinasi wisata dan stakeholder pariwisata segera bersiap. "Kalau dibanding Lebaran Kemaren perkiraan sekitar 20 persen-30 persen," ucapnya, Jumat (10/5/2024).
Lebih lanjut dia mengatakan industri pariwisata perlu bersiap menyambut momen ini. Seperti menjadi destinasi yang bertanggung jawab. Ia menyebut ini menjadi syarat mutlak agar pariwisata di DIY semakin maju, sesuai dengan ekspektasi wisatawan.
Belakangan, di DIY sudah mulai ramai lalu lalang bus-bus besar. Bobby menyebut wisatawan yang berkunjung beberapa hari ini adalah wisatawan domestik. Kebanyakan wisatawan keluarga dan korporasi.
BACA JUGA: Pembatas Jalan Sepanjang Ringroad Jogja Berencana Dihilangkan, Begini Respons Dishub DIY
"Rata-rata masih dari pulau Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sedikit dari Sumatera Selatan," ungkapnya.
Sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut reservasi hotel pada Mei 2024 rata-rata sudah mencapai 85%, dan diperkirakan masih bisa meningkat hingga 90%. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan ini menjadi kabar baik setelah sempat lesu saat Lebaran kemarin. Dia menyebut Lebaran 2024 turun sekitar 10%-15% dibandingkan 2023.
Menurutnya reservasi di Juni 2024 juga sudah merangkak naik di kisaran 55% karena memasuki musim libur sekolah. Dia meminta momen ini tidak dimanfaatkan untuk aji mumpung baik bagi anggota PHRI DIY maupun pelaku wisata lainnya. "[reservasi] Mei bikin kita bisa nafas. Yang penting kami berikan hospitality yang baik," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menyidak empat SPPG di Kota Jogja untuk memeriksa kebersihan dapur, kepatuhan SOP, dan mencegah kontaminasi makanan MBG.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.