Disbud Bantul Kenalkan Sejarah Wonokromo dan KRT Sumodiningrat
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Owner Resto Paon Dharmo, Hermosa Sobrino (tengah) memotong pita dalam Grand opening Resto Paon Dharmo Selasa (14/5/2024)./Harian Jogja-Anisatul Umah
BANTUL—Grand opening Resto Paon Dharmo digelar di Jl. Joyodipuro, Jetis, Bantul, Selasa (14/5/2024). Resto yang didominasi oleh menu masakan khas Bali ini merupakan resto pertama yang dibuka oleh Nur Bonita Catering.
Owner Resto Paon Dharmo, Hermosa Sobrino mengatakan resto ini menghadirkan dominasi menu-menu khas Bali seperti ayam betutu, sate lilit ikan tuna, dan lainnya. Ada juga menu dari Indonesia Timur ayam taliwang.
Sementara menu khas Jawa yang tersedia seperti ayam rempah, nasi brongkos, dan sambal khas Paon Dharmo. "Kalau resto ini yang pertama, kami satu grup dengan Nur Bonita Catering," ucapnya.
Dia menceritakan menu khas Bali ini dipilih karena sang kakak bekerja di Bali dan menjadi konsultan resto. Kebetulan keluarganya juga suka dengan masakan khas Pulau Dewata. Sehingga dia berinisiatif untuk mengangkat menu Bali ini. Di sekitar Bantul menurutnya juga sudah banyak resto, namun mayoritas menawarkan menu-menu khas Jawa.
Pembukaan resto ini, kata Hermosa, tidak hanya menyerap tenaga kerja sekitar, namun juga pertanian sekitar. Sayur mayur dan lainnya banyak didapatkan di sekitar Bantul. "Kami ingin bikin yang berbeda dengan yang lain," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan ada rencana untuk menambah resto baru lagi. Rencana akan diimbangi dengan menu-menu khas Jawa, khususnya menu yang jarang ditemui di resto lain.
BACA JUGA: 3 Rekomendasi Resto Kuliner ala Kraton Jogja
Lurah Canden, Beja mengatakan mendukung pembukaan resto ini. Sebab bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitarnya. Sehingga masyarakat Canden tidak perlu jauh-jauh untuk bekerja. "Terima kasih, mudah-mudahan bisa sukses dan laris manis. Membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," ungkapnya.
Senada, Panewu Jetis, Anwar Nur Fahrudin mengucapkan terima kasih atas dibukanya resto ini, sehingga memberikan kesempatan bekerja bagi warga sekitar. Menurutnya ini juga menjadi bagian untuk menghidupkan kembali desa, dan warga sekitar bisa kecipratan rejeki.
Dia menyampaikan dengan adanya resto ini jika pemerintah sekitar mau mengadakan rapat bisa berkunjung ke sini. "Merasakan masakan Bali di sini yang akan buat orang penasaran," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.