Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Penyerahan donasi dari Garrya Bianti Yogyakarta menyerahkan donasi sebesar Rp30 juta kepada Yayasan Kanker Indonesia Cab. DIY./Istimewa
JOGJA—Garrya Bianti Yogyakarta menyerahkan donasi sebesar Rp30 juta kepada Yayasan Kanker Indonesia Cab. DIY. Donasi itu berasal dari dana yang terkumpul selama acara Run for Hope yang digelar di Tip Tap Toe pada pada 7 September 2024 lalu.
Acara lari amal tersebut diikuti oleh lebih dari 700 pelari dari Yogyakarta dan luar Yogyakarta yang semuanya bersatu untuk mendukung tujuan mulia ini.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu pembangunan bangsal khusus anak-anak penyintas kanker di kompleks Yayasan Kanker Indonesia Cab. DIY. Saat ini proses pembangunan telah berlangsung 20% dan diharapkan dapat selesai pada Februari 2025.
Bangsal ini nantinya menjadi rumah singgah bagi anak-anak penyintas kanker yang melakukan pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. Tidak hanya itu saja, bangsal juga akan dilengkapi dengan fasilitas bermain dan pendidikan yang memadai.
Dikutip dari siaran resmi yang diterima Harianjogja.com, Selasa (8/10/2024), Run for Hope didukung oleh berbagai sponsor yang turut menyukseskan acara, termasuk Tip Tap Toe, Bank BRI, Mind.id, Bank Mandiri, BCA, Permata, OCBC, Bakpia Juwara Satoe, dan sejumlah sponsor lainnya.
Kontribusi mereka tidak hanya menjadikan acara ini sukses, tetapi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam inisiatif kepedulian kesehatan.
Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan membangun semangat solidaritas kepada anak-anak pejuang kanker.
Ketua rumah singga Sasana Mardi Husada YKI, Dyah Suminar Zudianto menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang luar biasa dari Garrya Bianti Yogyakarta, semua peserta Run for Hope, dan semua sponsor. Donasi ini akan sangat berarti dalam pembangunan bangsal khusus anak-anak penyintas kanker, membantu mereka dalam proses penyembuhan.”
Sementara itu, GM Garrya Bianti Yogyakarta, Ridwan Heriyadi, sesaat setelah penyerahan donasi di kantor secretariat YKI Cab. DIY mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsal anak ini. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan berharap dapat melibatkan lebih banyak orang dalam acara kami di masa depan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21