Penggantian Jembatan Kewek Melaju, Progres Sudah Tembus 13,5 %
Proyek penggantian Jembatan Kewek di Kota Jogja mencapai progres 13,54 persen dan melampaui target. Pembongkaran jembatan lama segera dilakukan.
Progres Beautifikasi Stasiun Yogyakarta. - ist/Stasiun Tugu
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyebut proyek beautifikasi Stasiun Yogyakarta tahap 1 akan rampung pada akhir November 2024 mendatang.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengatakan beautifikasi merupakan bentuk pelestarian stasiun cagar budaya.
Menyesuaikan kebutuhan fungsi saat ini dan tetap memperhatikan standar pelayanan minimum di stasiun. Dia menjelaskan upaya pelestarian unsur cagar budaya seperti penonjolan bangunan utama, penggantian lantai dengan granit dan marmer, penggunaan kaca patri, penambahan pencahayaan khusus, penataan lanskap, penyelarasan area komersial, dan penggantian font nama stasiun.
"Daop 6 juga mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan dengan lancar dan selamat sehingga semua dapat berjalan berdampingan," ucapnya, Selasa (22/10/2024).
Krisbiyantoro mengatakan tampilan terkini di Stasiun Yogyakarta, pertama pada bagian fasad. Nilai heritage stasiun yang telah berusia 137 tahun tersebut masih terjaga. Menunjukkan bahwa beautifikasi telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.
BACA JUGA: Walhi Jogja Desak Kajian Ulang Pembangunan JJLS di Gunungkidul Usai Penemuan Gua
Fasad Stasiun Yogyakarta terlihat cantik dengan didukung area pejalan kaki yang diberikan kanopi dengan ornamen batik serta lampu-lampu yang menghiasi lantai halaman Stasiun Yogyakarta.
Kedua, Hall Timur di mana KAI memberikan sentuhan arsitektur art deco pada desainnya. Ketika pengunjung memasuki Hall Stasiun Yogyakarta akan merasakan gaya modern yang anggun dan elegan dengan ornamen-ornamen seperti kaca patri, lampu gantung, dan ornamen geometris lainnya.
"Pemilihan warna juga dilakukan sedemikian rupa sehingga menguatkan karakter art deco yang bersih dan rapi," jelasnya.
Dan terakhir adalah area komersial. KAI melakukan penataan sehingga area komersial masih dengan gaya art deco sehingga saat ini menjadi lebih rapi dan bersih.
Area-area lain yang sudah dapat kita lihat hasil beautifikasinya seperti area VIP, area ATM, dan area cetak tiket KA Antar Kota yang saat ini berada lebih dekat dengan boarding gate, dan lainnya.
"Beautifikasi ini diharapkan juga dapat menambah kenyamanan serta daya tarik pengunjung, sekaligus mendukung pengembangan konektivitas stasiun," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan setelah tahap 1 rampung, akan segera dilanjutkan untuk tahap 2. Dia menjelaskan untuk tahap 2 ruang lingkupnya yakni pekerjaan pada bagian ruang kerja pendukung operasi KA dan ruang tunggu Lounge Anggrek. Lalu penataan mekanik elektrik (lighting) secara keseluruhan stasiun dan penataan ruang lingkup peron dan emplasemen stasiun.
"Betul saat ini tahap pertama sampai akhir November. [tahap 2] akan berlanjut setelah tahap 1," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proyek penggantian Jembatan Kewek di Kota Jogja mencapai progres 13,54 persen dan melampaui target. Pembongkaran jembatan lama segera dilakukan.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.