Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup Lagi Mulai 20 September, Ini Alasannya
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Progres Beautifikasi Stasiun Yogyakarta. - ist/Stasiun Tugu
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyebut proyek beautifikasi Stasiun Yogyakarta tahap 1 akan rampung pada akhir November 2024 mendatang.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengatakan beautifikasi merupakan bentuk pelestarian stasiun cagar budaya.
Menyesuaikan kebutuhan fungsi saat ini dan tetap memperhatikan standar pelayanan minimum di stasiun. Dia menjelaskan upaya pelestarian unsur cagar budaya seperti penonjolan bangunan utama, penggantian lantai dengan granit dan marmer, penggunaan kaca patri, penambahan pencahayaan khusus, penataan lanskap, penyelarasan area komersial, dan penggantian font nama stasiun.
"Daop 6 juga mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan dengan lancar dan selamat sehingga semua dapat berjalan berdampingan," ucapnya, Selasa (22/10/2024).
Krisbiyantoro mengatakan tampilan terkini di Stasiun Yogyakarta, pertama pada bagian fasad. Nilai heritage stasiun yang telah berusia 137 tahun tersebut masih terjaga. Menunjukkan bahwa beautifikasi telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.
BACA JUGA: Walhi Jogja Desak Kajian Ulang Pembangunan JJLS di Gunungkidul Usai Penemuan Gua
Fasad Stasiun Yogyakarta terlihat cantik dengan didukung area pejalan kaki yang diberikan kanopi dengan ornamen batik serta lampu-lampu yang menghiasi lantai halaman Stasiun Yogyakarta.
Kedua, Hall Timur di mana KAI memberikan sentuhan arsitektur art deco pada desainnya. Ketika pengunjung memasuki Hall Stasiun Yogyakarta akan merasakan gaya modern yang anggun dan elegan dengan ornamen-ornamen seperti kaca patri, lampu gantung, dan ornamen geometris lainnya.
"Pemilihan warna juga dilakukan sedemikian rupa sehingga menguatkan karakter art deco yang bersih dan rapi," jelasnya.
Dan terakhir adalah area komersial. KAI melakukan penataan sehingga area komersial masih dengan gaya art deco sehingga saat ini menjadi lebih rapi dan bersih.
Area-area lain yang sudah dapat kita lihat hasil beautifikasinya seperti area VIP, area ATM, dan area cetak tiket KA Antar Kota yang saat ini berada lebih dekat dengan boarding gate, dan lainnya.
"Beautifikasi ini diharapkan juga dapat menambah kenyamanan serta daya tarik pengunjung, sekaligus mendukung pengembangan konektivitas stasiun," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan setelah tahap 1 rampung, akan segera dilanjutkan untuk tahap 2. Dia menjelaskan untuk tahap 2 ruang lingkupnya yakni pekerjaan pada bagian ruang kerja pendukung operasi KA dan ruang tunggu Lounge Anggrek. Lalu penataan mekanik elektrik (lighting) secara keseluruhan stasiun dan penataan ruang lingkup peron dan emplasemen stasiun.
"Betul saat ini tahap pertama sampai akhir November. [tahap 2] akan berlanjut setelah tahap 1," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah