Lewat Manajemen Talenta, Ahmad Luthfi: Tak Ada Jasa Titip dalam Pengisian Jabatan
penempatan pejabat dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
WOHA— Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung para dokter dalam memberikan pelayanan medis yang berkualitas, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Woha (https://idiwoha.org), Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan berbagai program dan aksi nyata.
Melalui berbagai program dan kegiatan yang disiapkan, IDI Woha berupaya menjawab tantangan kesehatan yang ada di wilayah tersebut. Salah satunya, mengadakan penyuluhan kesehatan yang bekerja sama dengan puskesmas-puskesmas di wilayah Bima.
Program ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, pencegahan penyakit menular, dan pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
Selain itu, kegiatan bakti sosial juga menjadi program unggulan. Dalam bakti sosial, IDI Woha memberikan layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, hingga konseling medis untuk masyarakat yang kurang terjangkau fasilitas kesehatan.
Tidak hanya berfokus pada masyarakat, IDI Woha juga mendukung pengembangan kompetensi dokter melalui program pendidikan kedokteran berkelanjutan. Seminar, pelatihan, dan diskusi ilmiah sering diadakan guna memastikan para dokter mengikuti perkembangan ilmu kedokteran terbaru.
Kabupaten Bima, termasuk Woha, menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses ke layanan kesehatan di daerah terpencil dan tingginya angka penyakit infeksi. IDI Woha berperan penting sebagai penghubung antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah daerah dalam mengatasi isu-isu tersebut.
Melalui berbagai kegiatan ini, IDI Woha terus berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat Bima dan mendukung dokter dalam menjalankan tugas mulianya. Dengan kolaborasi yang kuat bersama pemangku kepentingan lain, IDI Woha diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan idiwoha.org di wilayah NTB, kunjungi situs resmi IDI Woha di https://idiwoha.org(***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
penempatan pejabat dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.