Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Investasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mencatat jumlah investor pasar modal di DIY per Mei 2025 telah bertumbuh menjadi 253.176 investor. Selama bulan Mei 2025 jumlah investor DIY bertambah 5.063 investor.
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh. Melihat capaian di Mei 2025 dalam satu bulan jumlah investor DIY masih bertumbuh sebesar 2,04%. Menurutnya ini menjadi sebuah capaian yang cukup baik, di tengah berbagai isu serta sentimen negatif yang mendera pasar modal Indonesia di semester 1 tahun 2025 ini.
Ia menyebut jika dibandingkan dengan posisi Mei 2024, di mana saat itu jumlah investor DIY masih diangka 203.992 investor, maka terjadi pertumbuhan sebesar 24,11% dalam kurun waktu satu tahun.
"Jumlah investor pasar modal di DIY per bulan Mei 2025 telah bertumbuh menjadi 253.176 investor," ucapnya, Kamis (3/7/2025).
BACA JUGA: Nilai Produksi Perikanan Budidaya Semester I di Sleman Sentuh Rp862 Miliar
Menurutnya BEI DIY juga mendirikan Galeri Investasi (GI) di kampus dan non kampus sebagai pusat edukasi, konsultasi, dan informasi pasar modal. Irfan mengatakan BEI DIY menargetkan penambahan 4 GI BEI sampai akhir 2025. Sampai dengan Mei 2025 sudah dalam proses pendirian 3 GI BEI.
Ketiga GI BEI tersebut yakni Galeri Investasi Syariah (GIS) BEI Fakultas Hukum Syariah UIN Sunan Kalijaga, GI BEI Desa Karangsari, Pengasih Kulonprogo (Galeri Investasi Desa), dan GI BEI di Pemkab Kulonprogo.
"Ketiga calon GI BEI tersebut saat ini sedang proses finalisasi MoU dan kami harapkan dapat segera diresmikan bersama," tuturnya.
Menurutnya selain 3 GI BEI tersebut sudah ada beberapa perguruan tinggi yang berkoordinasi dan melakukan persiapan internal untuk pendirian GI BEI. Irfan mengatakan ada 2 kampus yang pipelinenya sudah masuk.
"Kami sangat optimis, target penambahan GI BEI akan tercapai di akhir 2025 nanti," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.