Menkeu Purbaya Bertemu Sri Sultan, Bahas Becak Listrik hingga IKN
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Sri Sultan HB X di Jogja, meresmikan program becak listrik dan menanggapi usulan tambahan anggaran IKN.
Saham - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY mencatat sampai Agustus 2025 ada penambahan dua Galeri Investasi (GI) BEI di perguruan tinggi DIY. Kepala BEI DIY, Irfan Noor Riza mengatakan dua GI tersebut tinggal menunggu seremonial peresmian saja dalam waktu dekat.
Masih ada tiga GI lagi yang masih dalam proses penambahan, diharapkan bisa rampung sebelum akhir 2025. Menurutnya BEI DIY menargetkan penambahan empat GI tahun ini. "Kami optimis sampai dengan akhir tahun 2025 ini target tersebut akan terlampaui," ucapnya, Sabtu (30/8/2025).
BACA JUGA: Korban Tewas Akibat Aksi Demonstrasi di Makassar Jadi 4 Orang
Irfan menyampaikan secara umum keberadaan GI BEI sangat efektif sebagai sarana literasi, inklusi, dan penggerak awal penambahan investor ritel di daerah. GI BEI efektif sebagai pintu masuk literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya DIY.
Pasalnya dapat memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal, terutama generasi muda dan kalangan akademisi. Banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi yang baru mengenal dan membuka rekening efek pertama kali lewat GI BEI.
Selain itu, GI BEI berfungsi sebagai pusat edukasi dan komunitas investasi, yang mendorong budaya investasi sehat di daerah. Dampaknya selain mendorong pertumbuhan pesat jumlah investor ritel di daerah, juga membuat daerah akan semakin siap mendorong perusahaan lokal menuju pasar modal.
"Sampai dengan saat ini, jumlah total GI BEI di DIY berjumlah 63 Galeri Investasi BEI," ujarnya.
Jumlah investor pasar modal DIY hingga Juni 2025 mencapai 259.305 investor. Selama Juni 2025 terjadi penambahan sebanyak 6.129 investor. Irfan mengaku optimis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh, melihat dari capaian pada Juni 2025, di mana dalam satu bulan jumlah investor DIY tumbuh 2,42%. Menurutnya ini sebuah capaian yang cukup baik.
BACA JUGA: Partai Nasdem Pecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Dibandingkan dengan posisi investor DIY Juni 2024 yang saat itu jumlah investor DIY masih di angka 208.217 investor, maka terjadi pertumbuhan sebesar 24,54% dalam kurun waktu satu tahun.
"Jumlah investor pasar modal di DIY per bulan Juni 2025 telah bertumbuh menjadi 259.305 investor," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Sri Sultan HB X di Jogja, meresmikan program becak listrik dan menanggapi usulan tambahan anggaran IKN.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat
Alwi Farhan tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah tiga gim dari Ayush Shetty. Hasil ini mengakhiri momentum positif yang dibangun di Japan
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Gempa M5,5 mengguncang Gayo Lues, Aceh. BMKG memastikan gempa dipicu Sesar Oreng dan tidak berpotensi tsunami