Advertisement
Daftar Rencana Stimulus Ekonomi Pemerintah hingga Akhir 2025
Foto ilustrasi pertumbuhan ekonomi. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah akan mengucurkan stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa stimulus ekonomi akan kembali digelontorkan pada semester II/2025.
Pemerintah, kata Airlangga, telah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika sosial dan politik yang memanas akibat aksi demonstrasi di sejumlah daerah beberapa hari belakangan.
Advertisement
“Stimulus ekonomi semester I sebesar Rp61 triliun yang telah terbukti memberikan dampak positif pada pertumbuhan akan dilanjutkan dengan stimulus ekonomi semester II,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/9/2025).
Menurutnya, daya beli dan konsumsi masyarakat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia yang ditargetkan tumbuh di kisaran 5,0%–5,2% pada 2025. Untuk itu, pemerintah menyiapkan berbagai program yang menyentuh sektor riil secara langsung.
Adapun Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan menjaga ekonomi dengan sejumlah program prioritas.
BACA JUGA: Demonstrasi di DPRD DIY Senin Siang, Ini Isi Tuntutannya
Berikut ini daftar stimulus eknomi yang akan dikucurkan pemerintah:
- Kredit investasi padat karya untuk revitalisasi mesin produksi di sektor industri.
- Stimulus pariwisata melalui penyediaan event nasional, bundling paket wisata, dan diskon tarif transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026.
- Peningkatan program perumahan termasuk penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 220 ribu menjadi 350 ribu rumah, program Kredit Program Perumahan (KUR), serta pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% untuk pembelian rumah.
- Program makan bergizi gratis yang akan diperluas dari 51 juta penerima pada September menjadi 75 juta penerima pada November 2025.
“Semua program ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi rakyat secara langsung sambil menjaga momentum konsumsi domestik yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi kita,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
Advertisement
Advertisement





