Inflasi DIY April 2026 Melandai, Ini Penyebabnya
Inflasi DIY April 2026 turun jadi 0,09%. BPS ungkap pemicu kenaikan dan penurunan harga komoditas utama.
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara /Sulthony Hasanuddin
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor sampai dengan akhir 2025. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimistis bisa mencapai target tersebut.
Ia menjelaskan sampai dengan Juli 2025 penambahan investor di DIY sudah mencapai 36.705 investor atau bertumbuh sebesar 73,41 persen. "Kami sangat optimistis target kami tersebut akan tercapai di akhir tahun 2025 nanti," ucapnya, Sabtu (13/9/2025).
Dia menjelaskan investor pasar modal di DIY sampai dengan akhir Juli 2025 sudah bertumbuh menjadi 266.560 investor. Selama bulan Juli 2025 atau dalam satu bulan jumlah investor DIY bertambah 7.255 investor.
BACA JUGA: Hasil Atletico Madrid vs Villarreal: Skor 2-0
Irfan mengaku senang dengan capaian pertumbuhan investor ini. Ia optimistis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh, di mana dalam satu bulan pada Juli 2025 jumlah investor DIY bertumbuh sebesar 2,80 persen.
Menurutnya ini sebuah capaian yang cukup baik. Jika dibandingkan dengan posisi investor DIY setahun lalu atau pada Juli 2024 di mana saat itu jumlah investor DIY masih di angka 210.801 investor, maka terjadi pertumbuhan sebesar 26,45 persen dalam waktu satu tahun.
"Alhamdulillah, kami senang sekali dengan pencapaian ini. Kami optimistis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh," tuturnya.
BEI DIY mencatat sampai Agustus 2025 ada penambahan dua Galeri Investasi (GI) BEI di perguruan tinggi DIY dan tinggal menunggu seremonial peresmian saja dalam waktu dekat.
Masih ada tiga GI lagi yang masih dalam proses penambahan, diharapkan bisa rampung sebelum akhir 2025. Irfan mengatakan BEI DIY menargetkan penambahan empat GI tahun ini, optimis bisa tercapai bahkan melampaui.
BACA JUGA: Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA Kulonprogo Minggu 14 September 2025
Secara umum ia menyebut keberadaan GI BEI sangat efektif sebagai sarana literasi, inklusi, dan penggerak awal penambahan investor ritel di daerah. GI BEI efektif sebagai pintu masuk literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya DIY.
Pasalnya dapat memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal, terutama generasi muda dan kalangan akademisi. Banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi yang baru mengenal dan membuka rekening efek pertama kali lewat GI BEI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi DIY April 2026 turun jadi 0,09%. BPS ungkap pemicu kenaikan dan penurunan harga komoditas utama.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.