SE Mendikdasmen Terbit, 549 Guru Honorer Sragen Terancam Tergusur
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Foto Ilustrasi sejumlah pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Senin (19/2/2024). - Antara /Erlangga Bregas Prakoso
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut beras Bulog wajib diserap Badan Gizi Nasional untuk program makan bergizi gratis (MBG). Bulog menyiapkan dua opsi penggunaan beras untuk MBG, yakni kualitas premium dan medium.
“Jadi sesuai dengan Inpres, Bulog itu menyiapkan bahan dasar, khususnya beras. Dan di Inpres itu tertuang wajib bahwa BGN untuk menyerap beras Bulog. Kami Bulog menyiapkan ada dua opsi, baik beras premium maupun beras medium,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Rizal menuturkan pihaknya menyerahkan penggunaan kualitas beras dengan mengikuti keputusan BGN. Kendati demikian, dia memastikan pihaknya akan menyajikan beras Bulog yang memenuhi syarat dan layak konsumsi untuk mendukung program MBG.
“Kami tawarkan ke beliau [BGN], terserah dari BGN akan menggunakan beras premium atau beras medium. Namun beras yang akan kami sajikan ini betul-betul berkualitas, higienis, sehat, dan memenuhi syarat dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” terangnya.
Adapun jika nantinya BGN menggunakan beras Bulog, Rizal menuturkan bahwa beras tersebut akan tersedia di seluruh kabupaten/kota dan menyesuaikan kebutuhan setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Namun, Rizal menjelaskan bahwa hingga saat ini BGN belum sepenuhnya menggunakan beras Bulog. Kendati begitu, lanjut dia, Bulog kan mendorong agar BGN menggunakan beras Bulog sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres). Dengan begitu, dia berharap program MBG bisa menjadi salah satu penyalur beras Bulog.
“Kami dorong, sesuai dengan Inpres Bapak Presiden bahwa diharapkan MBG itu menggunakan berasnya Bulog. Dan mudah-mudahan dengan adanya ini, kami akan buat tim terpadu ini, sesuai dengan rencana ada Keppres maupun Inpres-nya itu,” sambungnya.
BACA JUGA: 16 Calon PPPK Paruh Waktu di Sleman Mengundurkan Diri
Lebih lanjut, Rizal menambahkan untuk menjaga kualitas dan higienitas beras, Bulog akan menggunakan sejumlah prosedur teknis dan pemeliharaan beras secara berkala, mulai dari harian hingga triwulan.
“Kemudian ada juga upaya-upaya yang kami lakukan pengecekan secara random kualitas-kualitas tersebut. Sehingga diharapkan dari langkah-langkah kami yang bertingkat, bertahap, dan berlanjut ini bisa menyajikan beras-beras yang layak dan betul-betul sehat dikonsumsi oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan Bulog memiliki dua skema penyerapan gabah dan beras, yakni skema cadangan beras pemerintah (CBP) dan komersial.
Dalam hal CBP adalah berupa beras kualitas medium, sedangkan skema komersial adalah kualitas premium. Menurutnya, kedua skema ini bisa menjadi opsi untuk penggunaan beras program MBG.
Namun, Arief menerangkan bahwa skema CBP dan komersial harus terlebih dahulu melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas).
“Karena kalau yang CBP ini kan barang subsidi ya kalau subsidi jadi pemerintah itu perlu rakortas untuk memutuskan. Nantilah kalau misalnya itu udah ada nanti kami informasikan,” ujar Arief.
Namun, menurutnya, BGN lebih baik menyerap beras Bulog melalui ekosistem pangan yang dibangun pemerintah, yakni melalui Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih.
Selain itu, dia juga menilai program MBG juga bisa menggunakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). “Iya ada kemungkinan [beras SPHP untuk MBG], tetapi harus dibuat ekosistem pangannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.